TransJ-Kodam Jaya Teken Kerjasama Pelatihan SDM hingga Pemanfaatan Aset

ADVERTISEMENT

TransJ-Kodam Jaya Teken Kerjasama Pelatihan SDM hingga Pemanfaatan Aset

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 21:29 WIB
TransJ-Kodam Jaya Teken Kerjasama Pelatihan SDM hingga Pemanfaatan Aset
TransJ-Kodam Jaya teken kerjasama pelatihan SDM hingga pemanfaatan aset (Foto: Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) meneken perjanjian kerjasama bersama Komando Daerah Militer Jayakarta (Kodam Jaya). Kerjasama itu meliputi bidang pelatihan karyawan, pengamanan hingga pemanfaatan aset.

Acara Penandatanganan nota kesepahaman ini digelar di Kantor Pusat PT TransJakarta di Cawang, Jakarta Timur pada Jumat (29/9/2022). Prosesi penandatanganan dilakukan oleh Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta (Pangdam Jaya), Mayjen TNI Untung Budiharto dan Dirut PT TransJakarta M Yana Aditya. Penandatanganan itu disaksikan oleh Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo.

"Ada tiga hal yang kita tandatangani. Pertama, mengenai sumber daya manusia, khususnya dalam hal bantuan personel untuk pengamanan dari Kodam kepada TransJakarta. Kedua, masalah pendidikan dan pelatihan di mana nanti TransJakarta dengan Kodam Jaya akan bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka memberikan pendidikan buat PT TransJakarta," kata Yana Aditya di lokasi, Jumat (30/9/2022).

"Ketiga adalah terkait pemanfaatan aset, khusus aset antara Kodam Jaya dan PT Tansjakarta yang masing-masing bisa dikolaborasikan terutama di sektor transportasi," sambungnya.

Yana menjelaskan nantinya karyawan TransJakarta akan mendapatkan pendidikan di Rindam Jaya, khususnya di bidang kedisiplinan hingga keselamatan kerja.

Sedangkan kerjasama dalam pemanfaatan aset diperuntukkan untuk pengembangan sektor transportasi di Kota Jakarta. Misalnya, pembuatan depo bus hingga Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKL).

"Misalnya, ada aset kodam yang mungkin barang kali bisa buat depo. Kami akan membangun depo di sana atau seperti program Kadishub terkait program bus listrik dan SPKLU. Barangkali ada tanah-tanah Kodam yang bisa bangun SPKLU nya di sana. Ini yang kita jajaki bersama," jelasnya.

Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto menjelaskan kerjasama di bidang pengamanan bisa diterapkan di situasi tertentu, misalnya saat adanya demonstrasi.

"Nantinya pengaman yang disampaikan pada situasi-situasi kritis yang perlu perbantuan personel Kodam kita akan bantu. Karena kita lihat sekarang seperti ada demo dan sebagainya, tentu saja dari TransJakarta bisa minta bantuan kepada kita," ujarnya.

"Apabila ada tempat tempat yang menurut analisa perkembangan dari TransJakarta membutuhkan tenaga kami, kami siap," tambahnya.

(taa/eva)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT