TNI-Polri Evakuasi Pekerja Trans Papua Selamat dari Penyerangan KKB

ADVERTISEMENT

TNI-Polri Evakuasi Pekerja Trans Papua Selamat dari Penyerangan KKB

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 17:38 WIB
KKB menyerang pekerja proyek jalan Trans Papua di Papua Barat. TNI-Polri berupaya mengevakuasi pekerja yang selamat dari penyerangan tersebut. (Tangkapan video viral di medsos)
Foto: KKB menyerang pekerja proyek jalan Trans Papua di Papua Barat. TNI-Polri berupaya mengevakuasi pekerja yang selamat dari penyerangan tersebut. (Tangkapan video viral di medsos)
Jakarta -

Teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) menyerang pekerja proyek jalan Trans Papua di Kampung Mayerga, Distrik Maskona Utara, Papua Barat. TNI-Polri berupaya mengevakuasi pekerja yang selamat dari penyerangan tersebut.

"Masih perjalanan kembali. Namun, belum bisa dihubungi karena tidak ada sinyal di jalan," kata Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Adam Erwindi saat dimintai konfirmasi, Jumat (30/9/2022).

Penyerangan pada Kamis (29/9) itu menyebabkan sebanyak 4 orang pekerja proyek jalan Trans Papua tewas. Personel TNI juga berupaya mengevakuasi korban selamat dari kelompok separatis teroris bersenjata (KSTB) itu.

"Saat itu juga Satgas Yonif RK 136/TS langsung melakukan pengejaran dan menolong masyarakat yang menjadi korban penembakan KSTB," kata Kapendam XVIII/Kasuari, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, dalam situs resmi Kodam Kasuari.

Pihak TNI menyayangkan aksi penyerangan yang membuat proyek jalan Trans Papua tersebut tertunda. Padahal, katanya, proyek tersebut dibuat untuk kepentingan masyarakat.

"Ini semakin membuktikan bahwa KSTB bertindak semakin brutal kepada masyarakat, padahal mereka tidak bersenjata sama sekali, mereka yang menjadi korban tersebut adalah masyarakat yang menjadi pekerja jalan Trans Papua," ungkapnya.

Proyek jalan Trans Papua dibuat untuk mempermudah akses transportasi barang dan jasa sehingga dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat.

"Kalau KSTB terus melakukan teror dan ancaman kepada masyarakat, berarti KSTB lah sebenarnya yang melakukan pelanggaran HAM berat kepada masyarakat," tuturnya.

Kolonel Batara mengatakan pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat yang mendengar suara rentetan tembakan senjata api yang kencang.

Dia mengingatkan KSTB untuk tidak melakukan teror, ancaman dan kekerasan terhadap masyarakat atau siapapun.

"Penyerangan yang dilakukan oleh KSTB kepada masyarakat adalah pelanggaran HAM kelas berat, karena mereka dengan sengaja menembak warga sipil. Mereka jelas melanggar hak asasi dan melakukan kasus kriminal kelas berat. Selain itu, KSTB juga merusak kondusivitas, karena melakukan teror dan ancaman kepada masyarakat, sehingga ini wajib untuk kita basmi," tegasnya.

KKB Serang Pekerja Trans Papua, 4 Tewas

KKB dilaporkan menyerang 12 pekerja protek Jalan Teluk Bintuni-Maybrat, di Papua Barat. Akibatnya, 4 pekerja tewas.

Dilansir detikSulsel, Jumat (30/9), penyerangan itu terjadi pada Kamis (29/9) kemarin. Kasus ini mencuat usai beredar sebuah video penyerangan oleh KKB.

"Sehingga kesimpulan awal bahwa benar 4 orang (korban tewas) tersebut merupakan rangkaian 12 karyawan yang dilakukan penyerangan oleh kelompok kelompok tersebut," ujar Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Adam Erwindi, Jumat (30/9).

Lihat juga video 'Daftar Kejahatan Pimpinan KKB Toni Tabuni yang Tewas Ditembak!':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT