MAKI: Klaim Kekayaan Lukas Enembe dari Tambang Emas Hoax

ADVERTISEMENT

MAKI: Klaim Kekayaan Lukas Enembe dari Tambang Emas Hoax

M Hanafi Aryan - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 16:57 WIB
Koordinator MAKI Boyamin Saiman
Boyamin Saiman (Anggi Muliawati/detikcom)
Jakarta -

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengaku telah menelusuri kebenaran klaim pihak Lukas Enembe soal kepemilikan tambang emas di Mamit, Tolikara. Hasilnya, kata Boyamin, tak ada tambang emas seperti yang diklaim Lukas.

"Di Mamit Tolikara tidak ada tambang emas sebagaimana diklaim oleh lawyer Lukas Enembe sehingga klaim asal kekayaan Lukas Enembe berasal dari tambang emas adalah hoax," kata Boyamin Saiman dalam keterangannya, Jumat (30/9/2022).

Boyamin mengatakan keberadaan tambang emas dapat ditelusuri di laman Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hingga Kementerian Investasi. Dia mengatakan, berdasarkan data dari kedua laman itu, tidak ada izin tambang emas yang dimaksud.

"Fakta ini dapat ditelusuri dari website Kementerian ESDM atau Kementerian Investasi BPKPM, di mana dalam situs dan website tersebut jelas tidak ditemukan izin-izin terkait tambang emas di Mamit, Tolikara," kata Boyamin.

Boyamin menduga, kalau memang ada, tambang emas yang diklaim Lukas Enembe itu adalah pertambangan ilegal. Dia menyebut Lukas Enembe juga dapat dijerat melanggar Undang-Undang Minerba.

"Dengan tidak adanya izin-izin tersebut, dapat dipastikan tidak ada penambangan secara legal. Jika ada penambangan oleh pihak Lukas Enembe, dapat dinyatakan ilegal yang melanggar UU Minerba sehingga hasilnya dapat disita oleh negara," ucapnya.

Boyamin juga menunjukkan tangkapan layar hasil pengecekannya soal izin tambang emas. Dia kemudian mempertanyakan dari mana sumber duit Lukas Enembe untuk berjudi di luar negeri.

"MAKI justru mempertanyakan dari mana asal kekayaan Lukas Enembe yang kemudian sebagiannya dipakai berjudi di Singapura, Malaysia, dan Filipina?" ucap Boyamin.

"MAKI mendesak Lukas Enembe untuk segera memenuhi panggilan KPK untuk menjelaskan semua asal-usul kekayaannya sehingga perkara dugaan korupsinya menjadi terang benderang," sambungnya.

Simak video 'Kapolri Siapkan 1.800 Personel Bantu KPK Jemput Lukas Enembe':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT