Kecelakaan Pesawat Siberia Diduga Akibat Rem
Senin, 10 Jul 2006 06:01 WIB
Irkutsk - Pesawat Airbus A-130 milik maskapai S7 gagal mendarat dan terbakar setelah menghantam sejumlah bangunan di Irkutsk, Rusia. Cuaca dan rem diduga menjadi penyebabnya.Jubir maskapai S7, Konstantin Koshman menjelaskan pesawat membawa 201 penumpang. Mereka adalah 193 penumpang termasuk 12 anak-anak, kemudian 8 pilot. 122 tewas sementara 58 lainnya luka-lika termasuk seorang pilot, 13 sisanya tidak diketahui kabarnya.Seperti dilansir AP, Senin (10/7/2006), investigasi awal mengindikasikan kegagalan sistem rem. Selain itu hujan juga membuat landasan licin. Dua faktor ini diduga menjadi penyebab kecalakaan pada Minggu 9 juli pukul 7.50 waktu setempat."Ada hujan dan landasan basah. Kita harus memeriksa kondisi teknis pesawat," ujar Menteri Transportasi Igor Levitin.Black box pesawat telah ditemukan dan kini dalam investigasi. Kecelakaan ini adalah yang terbesar kedua di Rusia dalam 2 bulan. Penumpang yang selamat adalah mereka yang sempat keluar dari pintu darurat belakang yang dibuka pramugari Viktoria Zilberstein.S7 adalah maskapai penerbangan terbesar kedua di Rusia. S7 dulu dikenal sebagai Sibir, bagian dari maskapai Aeroflot cabang Siberia. Aeroflot yang terbelit masalah uang dan pesawat tua dikenal kurang memperhatikan keselamatan penumpang.Namun, mereka telah melakukan perbaikan dalam beberapa tahun terakhir. Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan belas sungkawa dan menyatakan Minggu 9 Juli sebagai hari duka cita.
(fay/)











































