Didampingi Wabup Lamsel, Sekjen Gerindra Ziarah ke Makam Radin Intan II

ADVERTISEMENT

Didampingi Wabup Lamsel, Sekjen Gerindra Ziarah ke Makam Radin Intan II

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 29 Sep 2022 20:51 WIB
Sekjen Partai Gerindra kunjungi makam Radin Intan II
Foto: Ahmad Muzani (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani ziarah ke makam pahlawan Radin Intan II di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), Lampung. Dalam kesempatan itu, Muzani sempat mengenang sosok Radin Intan II.

Ziarah ini dilakukan di Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung pada Kamis (29/9/2022). Muzani didampingi oleh Ketua DPD Gerindra Lampung Rahmat Mirjani Djausal dan Wakil Bupati Lampung Selatan Pandu Kusuma Dewangsa.

Awalnya, Muzani beserta rombongan diberi wejangan singkat tentang perjuangan Radin Intan II oleh perwakilan keluarga yakni Budiman, selaku Abdi Dalam Kusuma Ratu, salah satu keturunan Radin Intan II. Muzani lalu bicara semangat juang Raden Intan II melawan penjajah telah dilakukan jauh sebelum Indonesia merdeka.

Dia juga menilai teladan semangat membela rakyat bangsa dan negara patut ditiru dari pahlawan bangsa Indonesia lainnya seperti Sultan Hasanudin dari Makasar, Sultan Ageng Tirtayasa dari Banten, Teuku Umar dari Aceh, Imam Bonjol dari Sumatera Barat, Pangeran Diponegoro dari Jawa dan lainnya.

"Raden Intan II tidak pernah memikirkan tentang dirinya, keluarganya, dia tinggalkan segala kemewahan yang diberikan oleh keluarga dan lingkungannya. Dia berjuang memperjuangkan apa yang dia yakini yaitu membela rakyat yang tertindas, berjuang melawan kebatilan, dan berjuang membela kebenaran. Kisah Raden Intan II 1834-1856 menjadi teladan bagi Partai Gerindra untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia," kata Muzani dalam keterangan tertulisnya.

Kemudian, Muzani menjelaskan semangat juang Raden Intan II melawan penjajah telah dilakukan jauh sebelum Indonesia merdeka. Tidak hanya Raden Intan II, dia menilai, teladan semangat membela rakyat bangsa dan negara patut ditiru dari pahlawan bangsa Indonesia lainnya seperti Sultan Hasanudin dari Makasar, Sultan Ageng Tirtayasa dari Banten, Teuku Umar dari Aceh, Imam Bonjol dari Sumatera Barat, Pangeran Diponegoro dari Jawa dan lainnya.

"Mudah-mudahan ziarah kami ke rumah besar Raden Intan II bisa menjadi penyemangat Partai Gerindra untuk terus berjuang untuk rakyat Indonesia. Kita harus melanjutkan cita-cita perjuangan mereka. Karena sesungguhnya berjuang untuk kebenaran, berjuang melawan kebatilan, dan berjuang untuk rakyat yang lemah adalah sesuatu hal yang mulia," jelas Muzani.

"Partai Gerindra harus menjadi alat perjuangan untuk melindungi orang-orang yang lemah, orang yang terpinggirkan, terzalimi, dan termarjinalkan," tambah Muzani.

Sebagai informasi, Raden Intan II merupakan seorang pahlawan nasional Indonesia yang berasal dari Lampung. Namanya telah diabadikan sebagai nama Bandar Udara Raden Intan II di Provinsi Lampung. Dia lahir di desa Kuripan, yang sekarang dikenal sebagai Lampung pada tahun 1834.

Raden Intan II merupakan keturunan darah biru yang bersaudara dengan kerajaan Banten. Raden Intan termasuk seorang penentang Belanda yang saat itu menjajah bangsa Indonesia. Raden Intan II tidak menghendaki adanya kolonialisme di bumi pertiwi. Dia dikenal sebagai pemimpin sekaligus panglima perang yang tak hanya memiliki fisik yang kuat, namun juga pemikiran yang cemerlang.

(maa/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT