Selawat Bareng Mafis, Ketum PKB Doakan Keselamatan untuk Indonesia

ADVERTISEMENT

Selawat Bareng Mafis, Ketum PKB Doakan Keselamatan untuk Indonesia

Atta Kharisma - detikNews
Kamis, 29 Sep 2022 18:27 WIB
AbdulMuhaimin Iskandar
Foto: PKB
Jakarta -

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengikuti acara Yogyakarta Berselawat bersama Gus Ali Gondrong di Ponpes Sunan Pandanaran, Sleman, Rabu (28/9). Bersama para mafia selawat (Mafis), santri dan masyarakat DIY, Gus Muhaimin mendoakan keselamatan untuk Indonesia dan dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Muhaimin mengaku senang dan bersyukur mengikuti acara bersama Gus Ali Gondrong dan seluruh jemaah Mafis.

"Saya bersyukur dan bahagia, memang akhir-akhir ini saya ikut dan agak aktif shalawatan, karena apa? Karena saya yakin sepenuhnya insyaallah melalui selawat doa-doa kita dikabulkan oleh Allah SWT," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (29/9/2022).

Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra ini menegaskan saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan yang berat. Terutama krisis akibat perang yang mengakibatkan kelangkaan pangan, harga BBM melambung serta kemiskinan yang terjadi di berbagai negara.

Tak hanya Indonesia, Gus Muhaimin menyebut dunia juga tengah dihantam masalah geopolitik yang belum menemukan titik terang. Dampaknya, sejumlah negara berpotensi mengalami kebangkrutan seperti yang menimpa Sri Lanka.

"Bersama selawat insyaallah Indonesia selamat dan menyelamatkan bangsa lain, amin. Bersama selawat insyaallah kita tetap kuat, kokoh, mandiri dan tidak kenal resesi yang telah terjadi. Karena itu kita berdoa dan berikhtiar semoga Indonesia selamat dan menyelamatkan," ucapnya.

Gus Muhaimin mengaku sudah lama mengikuti kemasyhuran Mafis di bawah pimpinan Gus Ali Gondrong. Mulanya ia mengenal Mafis lewat Instagram.

"Saya mengikuti terus perjalanan Gus Ali ini, awalnya saya tahu Gus Ali dari Instagram. Suatu hari mungkin Gus Ali lupa, saya sedang umrah dan DM-DMan dengan Gus Ali. Beliau bilang Gus, tolong logo Mafia selawat fotoen nek arepe Kabah, lalu saya foto. Waktu itu belum seterkenal hari ini, sekarang mafia selawat sudah terkenal, mugo-mugo gak lali karo aku," terangnya.

Sementara itu, Gus Ali Gondrong pun merasa senang bisa berjumpa dengan Gus Muhaimin, terlebih momen itu terjadi di Ponpes Sunan Pandanaran. Ia ingat pesan pendiri Ponpes Sunan Pandanaran, almarhum KH. Mufid Mas'ud 2006 yang memintanya untuk mengunjungi ponpes tersebut.

"Saya malam ini ndredeg, suara saya berat, karena saya teringat permintaan Almarhum (Kiai Mufid). 2006 saya ketemu Mbah Yai Mufid di Purworejo di haulnya Kiai Baidhawi, kata beliau Gus, ke Pandanaran, itu 2006, subhanallah ini 2022 baru kesampaian, berkahe Gus Muhaimin Iskandar ini," tutur Gus Ali.

Gus Ali Gondrong lantas memandu pembacaan selawat yang rancak. Gus Muhaimin yang hadir didampingi Sekjen Hasanuddin Wahid, Wabendum Bambang Susanto, Anggota DPR RI FPKB Sukamto dan sejumlah pengurus DPW PKB DIY serta para jemaah Mafis terbawa dengan suasana lantunan selawat Gus Ali Gondrong yang diiringi dengan tarian Sufi.

(fhs/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT