Pelaut Cina Kecelakaan di Perairan Aceh

Pelaut Cina Kecelakaan di Perairan Aceh

- detikNews
Minggu, 09 Jul 2006 14:15 WIB
Banda Aceh - Seorang pelaut berkebangsaan Cina, Jia Xin Chun, terpaksa dievakuasi ke RS Fakinah, Banda Aceh, Minggu (9/7/2006) siang setelah kaki kanannya patah akibat terjatuh di kapalnya di dekat Pulau Beras, Aceh. Dengan bantuan beberapa personel Satgas Bankom Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kotamadya Banda Aceh, Jia Xin Chun dievakuasi dengan menggunakan boat kecil. "Korban terjatuh dari tangga setinggi 5 meter saat mau mengontrol pekerjaan anak buahnya di kapal mereka. Karena kebetulan kapal ini dekat dengan Pulau Beras, mereka meminta bantuan ke Banda Aceh," kata salah seorang Satgas Bankom RAPI Banda Aceh, Irawadi, pada wartawan di Pelabuhan Ulee Lhue.Dijelaskannya, Jia Xin Chun adalah kepala kapal Selendor. Kapal cargo berbendera Panama ini berlayar dari Singapura menuju Bombay. "Menurut awak kapal, mereka akan melanjutkan perjalanan, sedangkan korban besok akan diterbangkan ke Singapura," lanjutnya. "Korban tergelincir dari tangga sekitar 5 meter. Kejadian ini mengakibatkan kaki kanan antara lutut dan betis patah. Kejadiannya kemarin siang sekitar jam 2 tapi kita baru dapat laporan pagi tadi lewat radio," ujarnya lebih lanjut. Dalam satu pekan ini, kecelakaan ini merupakan kali kedua yang menimpa para pelaut asing di sekitar perairan Aceh. Senin lalu, seorang pelaut Jepang, Sugimoto Hideo (55) mengalami kecelakaan akibat kakinya termakan baling-baling mesin kapal. Menurut Sako (27), salah seorang anak buah kapal yang berkebangsaan Indonesia, saat itu kapal dengan nama MV Takatoyomaru 38 tersebut, sedang berlayar dari Afrika Selatan menuju Singapura. Tapi dalam perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin. Ketika itulah Hideo memeriksa mesin kapal dan tiba-tiba tergelincir dan kakinya menyentuh baling-baling kapal. Karena Pulau Weh yang paling dekat, diputuskan untuk berlayar ke Pulau Weh, dan meminta bantuan melalui radio komunikasi hingga akhirnya dievakuasi ke Banda Aceh. (nrl/)


Berita Terkait