Cerita Warga Pakai BPJS buat Lahiran: Administrasi Mudah dan Cepat

ADVERTISEMENT

Cerita Warga Pakai BPJS buat Lahiran: Administrasi Mudah dan Cepat

Erika Dyah Fitriani - detikNews
Jumat, 30 Sep 2022 09:05 WIB
Peserta BPJS Kesehatan
Foto: dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Arizna Aufani (29) peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Tulungagung, Jawa Timur, mengaku telah merasakan berbagai manfaat layanan kesehatan dari BPJS Kesehatan, mulai dari rawat jalan hingga penjaminan biaya persalinan anak pertamanya.

"Saya sudah beberapa kali menggunakan JKN, baik di FKTP maupun rawat inap di rumah sakit. Untuk rawat inap salah satunya saya gunakan untuk lahiran anak pertama saya, saat itu operasi caesar," ungkap perempuan yang akrab disapa Rizna dalam keterangan tertulis, Kamis (29/9/2022).

Peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) ini menilai terdaftar sebagai peserta JKN adalah salah satu hal yang wajib bagi keluarganya. Sebab, manfaat yang didapatkan cukup banyak, namun iuran yang dibayarkan setiap bulan juga cukup murah.

Saat mendapatkan pelayanan kesehatan, Arizna mengaku tidak mengeluarkan biaya sama sekali, baik pada saat berobat di FKTP maupun rawat inap di FKRTL.

"Di keluarga saya, punya jaminan kesehatan adalah hal yang wajib, salah satunya dengan terdaftar sebagai peserta JKN. Bagi saya, selama punya kartu JKN kita tidak perlu khawatir jika sakit. Selama pakai JKN untuk berobat, saya tidak pernah diminta iuran biaya sama sekali, karena semuanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Saya cukup bayar iuran rutin tiap bulan, dan bisa dikatakan iurannya sangat murah kalau dibandingkan dengan pelayanan yang saya dapatkan," jelas Rizna.

Rizna mengatakan pelayanan yang didapatkannya sangat baik meski proses persalinan yang ia jalani menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Menurutnya, tidak ada perbedaan antara pasien JKN dengan pasien tanpa jaminan kesehatan.

"Sebagai peserta JKN, saya merasa puas dengan pelayanan yang diberikan. Rumah sakit yang bersih dan nyaman, dokter dan perawat yang selalu memberikan informasi dengan baik dan jelas serta proses administrasi yang mudah dan cepat," terang Rizna.

Lebih lanjut, peserta dengan hak pelayanan kelas satu ini mengapresiasi BPJS Kesehatan atas kemudahan akses yang telah disediakan. Ia menambahkan layanan JKN saat ini bisa diakses di mana saja tanpa harus dengan datang ke kantor BPJS Kesehatan. Bahkan bisa dilakukan di rumah atau di kantor tempat ia bekerja.

"Waktu itu saya ingin mengubah lokasi fasilitas kesehatan saya, saya berpikir kalau harus ke kantor BPJS Kesehatan nanti pasti menyita banyak waktu, belum lagi kalau di sana antre. Akhirnya saya mengunduh Aplikasi Mobile JKN, ternyata di situ ada juga fitur ubah faskes. Jadi sekarang ini kita bisa mengakses layanan JKN melalui media online, lebih mudah, cepat dan fleksibel, sip lah pokoknya," ungkapnya.

Rizna berharap program yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan ini dapat terus berjalan dan semakin mengembangkan inovasinya untuk memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat.

"Program JKN ini sudah bagus, semoga terus berjalan dalam membantu masyarakat. Harapannya bisa selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada semua peserta JKN, semakin banyak inovasi kemudahan layanan dan selalu tanggap jika ada peserta yang mempunyai keluhan atau kendala saat mengakses layanan," pungkasnya.

(prf/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT