Alasan Kemanusiaan, Mahasiswi Dituding Pelakor Cabut Laporan ke Istri Ojol

ADVERTISEMENT

Alasan Kemanusiaan, Mahasiswi Dituding Pelakor Cabut Laporan ke Istri Ojol

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 29 Sep 2022 11:05 WIB
ilustrasi
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Mahasiswi di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, berinisial A (22) mencabut laporan polisi atas kasus penganiayaan yang dilakukan oleh istri driver ojek online. Ada sejumlah pertimbangan A mencabut laporan.

"Faktor utamanya karena omongan keluarganya sih kak, apalagi dia kan punya bayi masih kecil ya," tutur A.

A mengatakan banyak yang memberitahunya terkait kondisi pelaku. Sehingga ia memutuskan untuk mencabut laporan.

"Jadi banyak yang DM ke aku kasih tahu kalau dia emang aneh dari dulu, keluarganya mau bawa dia ke dokter kejiwaan juga," tuturnya.

A memastikan kasus penganiayaan tersebut berujung damai.


Viral di Medsos

Dalam video yang beredar di media sosial, Rabu (21/9/2022), tampak pertengkaran di antara sesama wanita. Kedua wanita itu tampak saling menarik baju.

Terdapat seorang laki-laki yang berusaha melerai pertengkaran tersebut. Setelah bisa dipisahkan, pertengkaran itu kembali terjadi.

"Seorang wanita penumpang ojek online dianiaya oleh istri pengemudi ojol diduga dianggap berselingkuh dengan suaminya," demikian narasi yang menyertai video tersebut.

Simak juga 'Pria di Pinrang Sulsel Gerebek Istri Selingkuh dengan Oknum Polisi':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/mei)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT