Detik-detik Granat Diduga Milik Brimob Meledak di Tangan Warga Jakut

ADVERTISEMENT

Detik-detik Granat Diduga Milik Brimob Meledak di Tangan Warga Jakut

M Hanafi Aryan - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 16:32 WIB
Sebuah granat kejut meledak di kawasan padat penduduk di Jakut. Granat itu meledak di tangan warga yang hendak menjual granat ke tukang rongsokan. (M Hanafi A/detikcom)
Sebuah granat kejut meledak di kawasan padat penduduk di Jakut. Granat itu meledak di tangan warga yang hendak menjual granat ke tukang rongsokan. (M Hanafi A/detikcom)
Jakarta -

Sebuah granat kejut meledak di kawasan padat penduduk di Cilincing, Jakarta Utara (Jakut). Granat kejut itu meledak di tangan warga bernama Rahmat (20), yang hendak menjual granat ke tukang rongsokan.

Rahmat menemukan granat itu di Kawasan Berikat Nusantara (KBN) saat Brimob menggelar latihan. Namun saat itu dia tidak mengetahui benda itu merupakan sebuah granat.

"Dari KBN dapatnya. Di pusat logistik sini, lagi pada latihan nih. Saya lewat, pas saya lewat, saya ambil," kata Rahmat saat ditemui detikcom di kawasan Semper Timur, Cilincing, Rabu (28/9/2022).

"Saya kira nggak berbahaya kan, saya ambil. Saya juga nggak tahu itu granat. Saya nggak tahu," sambungnya.

Kemudian Rahmat berencana menjual granat itu ke pengepul besi tua. Tapi saat itu dia lupa menimbang granat itu.

"Saya taruh dalem jok. Bukan buat mainan. Buat nambahin ngejual limbah besi. Pengin saya ambil, saya tambahin biar dikiloin," ungkap Rahmat.

Momen Granat Meledak

Namun granat kejut tersebut terbawa pulang dan tidak jadi terjual di penampung limbah besi.

Dia mengatakan, saat sedang duduk di motor, dirinya baru menyadari granat itu masih tersimpan di dasbor motornya. Saat ingin mengambil granat tersebut, bagiannya mulai terlepas satu per satu.

"Posisinya lagi pas duduk di motor, ada itunya yang lepas satu (bagian granat). Nah nggak tahunya, pas saya mau ngambil lagi, lepas lagi satu," terang Rahmat.

"Ya sudah, akhirnya saya ambil, saya otak-atik tuh. Saya pegang," sambungnya.

Pada saat itu tiba-tiba granat tersebut meledak di tangannya. Rahmat menuturkan, saat meledak, granat tersebut hanya mengeluarkan asap dan suara yang lebih nyaring daripada petasan.

"Mau saya ambil semua, langsung meledak aja, udah," tuturnya.

"Api nggak ada. Asep doang. Ya kayak bunyi-bunyi petasan, cuma dia lebih kenceng," ujar Rahmat.

Akibat kejadian itu, Rahmat mengaku tangannya mengalami luka ringan. Dia memastikan tak ada korban jiwa maupun harta benda lainnya.

"Luka cuma di tangan doang," katanya.

Lihat juga video 'Fakta-fakta Terkini Seputar Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT