Kejagung Terapkan Pasal UU ITE di Obstruction of Justice Ferdy Sambo dkk

ADVERTISEMENT

Kejagung Terapkan Pasal UU ITE di Obstruction of Justice Ferdy Sambo dkk

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 15:38 WIB
Jampidum Kejagung Fadil Zumhana (Wildan Noviansah/detikcom)
Foto: Jampidum Kejagung Fadil Zumhana (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Kejagung menyatakan berkas perkara obstruction of justice di Kasus Ferdy Sambo sudah lengkap. Kejagung akan menerapkan pasal di UU ITE.

"Pasal yang disangkakan adalah menyangkut Undang-Undang ITE, Undang-Undang ITE nomor 19 tahun 2016, pasal 32, 33 dan juncto 48 dan 49, Undang-Undang ITE tersebut. Kenapa dan ini karena yang dirusak adalah barang elektronik, bukti elektronik," kata Jampidum Kejagung Fadil Zumhana di Kejagung, Rabu (28/9/2022).

Fadil mengatakan penerapan pasal UU ITE juga berdasarkan petunjuk jaksa kepada penyidik.

"Sehingga kami menyangkakan berdasarkan petunjuk jaksa ke penyidik dan penyidik memenuhinya, sehingga yang dipersangkakan nanti yang terberat primer adalah Undang-Undang ITE dan berikutnya kami menyangkakan presdir yang Undang-Undang, yang diatur dalam KUHAP," tuturnya

Fadil mengatakan pihaknya terbiasa menangani kasus yang menghalangi proses penyidikan, termasuk merusak barang bukti dalam kasus korupsi. Fadil mengatakan pihaknya kerap memenangi perkara tersebut.

"Menghalangi proses penyidikan atau merusak barang bukti kami telah terbiasa melakukan penyidikan seperti biasa dilakukan penyidikan ditentukan pasal 21 Undang-Undang tindak pidana korupsi dan kami sudah biasa dan memenangi perkara seperti ini," ucapnya.

Simak video 'Respons Pihak Brigadir J Usai Eks Pegawai KPK Jadi Pengacara Sambo-Putri':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT