Kasus Obstruction of Justice Pembunuhan Brigadir J Juga Lengkap!

ADVERTISEMENT

Kasus Obstruction of Justice Pembunuhan Brigadir J Juga Lengkap!

Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 15:32 WIB
Jampidum Kejagung Fadil Zumhana (Wildan Noviansah/detikcom)
Foto: Jampidum Kejagung Fadil Zumhana (Wildan Noviansah/detikcom)
Jakarta -

Jampidum Kejagung Fadil Zumhana mengatakan berkas perkara kasus perintangan penyidikan (obstruction of justice) kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J) telah lengkap. Ada tujuh berkas perkara dalam kasus ini.

"Perkara ini telah memenuhi syarat formil dan materil sehingga berkas dinyatakan lengkap, formulirnya P21," kata Fadil Zumhana dalam jumpa pers di Kejagung, Rabu (28/9/2022).

Dia mengatakan ada 7 berkas perkara. Dalam kasus ini, tujuh orang tersangka kasus perintangan penyidikan kasus tewasnya Brigadir J ialah Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Dia mengatakan dalam kasus ini, penyidik menilai terjadi perusakan barang bukti elektronik sehingga diterapkan sangkaan berdasarkan Pasal 32 dan 33 juncto 48 dan juncto 49 UU ITE. Namun, penyidik juga mengenakan tersangka dengan Pasal 221 dan Pasal 223 KUHP.

"Kenapa? karena yang dirusak adalah barang elektronik, barang bukti elektronik sehingga kami menyangkakan berdasarkan petunjuk jaksa kepada penyidik dan penyidik memenuhinya, sehingga yang terberat primer adalah UU ITE dan berikutnya kami menyangkakan subsider UU yang diatur dalam KUHP," ucapnya.

Sebelumnya, Kejagung menyatakan berkas perkara kasus eks Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo juga sudah lengkap. Dalam kasus pidana ini, ada empat orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kelima tersangka kasus pembunuhan Brigadir J juga akan segera disidang. Kelima tersangka tersebut ialah Ferdy Sambo, Putri Candrwathi, Kuat Ma'ruf, Bripka Ricky Rizal, dan Bharada Eliezer.

"Persyaratan formil dan materiil telah terpenuhi sebagaimana ditentukan di dalam KUHAP," kata Fadil.

Lihat juga video 'Kombes Murbani Jalani Sidang Etik Terkait Sambo Hari Ini':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT