Program Kompor Listrik Batal, Legislator Gerindra Terima Kasih ke Jokowi

ADVERTISEMENT

Program Kompor Listrik Batal, Legislator Gerindra Terima Kasih ke Jokowi

Matius Alfons - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 11:17 WIB
Wakil Ketua Komisi VII DPR Bambang Haryadi (dok. Pribadi).
Wakil Ketua Komisi VII DPR Bambang Haryadi (dok. Pribadi)
Jakarta -

PT PLN (Persero) membatalkan program pengalihan kompor elpiji 3 kg ke kompor listrik. Pimpinan Komisi VII DPR RI Fraksi Gerindra Bambang Haryadi berterima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Jokowi atas pembatalan terhadap rencana PLN untuk melakukan konversi gas ke kompor listrik. Ini bukti nyata keberpihakan Presiden Jokowi terhadap masyarakat kecil. Beliau sangat peka atas suara dari rakyatnya," kata Bambang dalam keterangannya, Rabu (28/9/2022).

Bambang mengatakan, sejak awal Fraksi Gerindra memang tidak setuju dengan rencana PLN mengganti kompor elpiji 3 kg menjadi kompor listrik. Menurutnya, selain kurang tepat, rencana itu membebani ekonomi masyarakat.

"Sejak awal kami Fraksi Gerindra menilai rencana PLN tersebut kurang tepat karena akan membebani masyarakat yang baru mulai pulih pascapandemi COVID-19," ucapnya.

Lebih lanjut, Bambang mengaku memahami PLN saat ini mengalami kelebihan daya. Tapi dia berpendapat jangan sampai beban tersebut justru dibagikan kepada rakyat Indonesia.

"Kami memahami kelebihan daya PLN saat ini, tapi bukan berarti beban tersebut di-share ke rakyat, terutama masyarakat kecil. Kami mengapresiasi dan mendukung langkah Presiden menerbitkan inpres tentang mobil listrik dan motor listrik. Ini kebijakan yang tepat untuk mengurangi beban kelebihan daya PLN ke depannya," ujar dia.

Program Kompor Listrik Dibatalkan

PT PLN (Persero) sebelumnya membatalkan program pengalihan kompor elpiji 3 kg ke kompor listrik. Langkah ini dilakukan demi menjaga kenyamanan masyarakat dalam pemulihan ekonomi pascapandemi COVID-19.

"PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal," ujar Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dalam keterangan tertulis, Selasa (27/9).

PLN juga memastikan tarif listrik tidak naik. Penetapan tarif listrik ini telah diputuskan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Tidak ada kenaikan tarif listrik. Ini untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi," ucap Darmawan.

Selain soal kompor listrik dan tarif listrik, PLN memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA). Daya listrik 450 VA juga tidak akan dialihkan menjadi 900 VA sehingga tarifnya tetap sama untuk masing-masing golongan.

Simak juga 'Konversi Elpiji 3 Kg ke Kompor Listrik Tak Dilakukan Tahun Ini':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/rfs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT