Anak Kena Sanksi di Kasus Sambo, Legislator Gerindra Bicara Risiko

ADVERTISEMENT

Anak Kena Sanksi di Kasus Sambo, Legislator Gerindra Bicara Risiko

Eva Safitri - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 07:59 WIB
Ketua DPP Gerindra Heri Gunawan
Heri Gunawan (Foto: Syahdan Alamsyah)
Jakarta -

Mantan Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Arsyad Daiva Gunawan yang dikenai sanksi demosi 3 tahun di kasus Ferdy Sambo ternyata putra anggota DPR Heri Gunawan. Sang ayah yang merupakan legislator Gerindra itu lantas bicara resiko jabatan.

Untuk diketahui, Ipda Arsyad dikenai sanksi etik karena ketidakprofesionalan di kasus pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J). Sanksi demosi 3 tahun itu berdasarkan hasil sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

"Adapun sanksi administratif berupa mutasi bersifat demosi selama tiga tahun semenjak dimutasikan ke Yanma Polri," kata Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Nurul Azizah kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).

"Atas putusan tersebut, pelanggar menyatakan tidak banding," tambahnya.

Nurul mengatakan Ipda Arsyad terbukti melakukan perbuatan yang tidak profesional di dalam melaksanakan tugas. Pasal yang dilanggar adalah Pasal 13 ayat 1 Peraturan Pemerintah Negara RI Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Polri juncto Pasal 5 ayat 1 huruf C Pasal 10 ayat 1 huruf D dan Pasal 10 ayat 2 huruf h Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Heru Gunawan Akui Kaget Anaknya Terseret Kasus Sambo

Heri telah mengkonfirmasi kalau Ipda Arsyad merupakan putranya. Dia mengaku kaget anaknya dinyatakan terseret kasus Ferdy Sambo, namun memasrahkan kepada pihak berwenang.

"Iya, Arsyad putra saya," kata Heri kepada detikcom, Selasa (27/9/2022)

"Kaget ya kaget, tapi kan kagetnya ini kan kode etik, bukan patsus. Semua kan berbalik nanti bagaimananya," lanjut Heri.

Anggota Komisi XI DPR ini mengaku selalu berkomunikasi dengan Arsyad. Dia yakin karena keputusan yang dikenakan kepada Arsyad sudah melewati pertimbangan yang tepat.

"Kalau anak pasti cerita, kami komunikasi. Pada intinya, bagi kami, kita serahkan semua keputusan kepada pihak yang berwenang, karena kita yakin apa pun keputusan itu kepada Arsyad pastinya sudah didasarkan dari berbagai pertimbangan berkeadilan. Ya biarin aja, itu kan risiko jabatan," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Saksikan Video 'Ipda Arsyad Disanksi Demosi 3 Tahun Buntut Kasus Brigadir J':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT