NasDem DKI Harap Saringan Sampah Ciliwung Efektif: Dananya Hampir Rp 200 M

ADVERTISEMENT

NasDem DKI Harap Saringan Sampah Ciliwung Efektif: Dananya Hampir Rp 200 M

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 28 Sep 2022 07:50 WIB
Pemprov DKI Jakarta membangun saringan sampah di Sungai Ciliwung segmen TB Simatupang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut membanggakan proyek senilai Rp 195 miliar ini.
Proyek saringan sampah (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi NasDem Nova Harivan Paloh berharap proyek penyaringan sampah Sungai Ciliwung efektif mengurangi debit sampah. Nova menyebut anggaran untuk pengadaan saringan sampah itu cukup besar.

"Dinas Lingkungan Hidup (LH) dan kawan-kawan lain yang membantu mencoba mengurangi debit sampah yang ada di hulu dengan perencanaan tersebut. Saya kira mudah-mudahan ini efektif ya. Karena sampahnya diangkut pakai conveyor yang nantinya bakal dipilah-pilah lagi di situ," kata Nova kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).

Nova menyebut anggaran proyek penyaringan sampah ini hampir Rp 200 miliar. Dia berharap saringan sampah itu bisa mengurangi sumbatan pada aliran sungai.

"Karena nilainya cukup besar sekali hampir sampai 200 miliar. Ini kan kita sama-sama, kita berharap juga mengurangi debit sampah dan juga aliran air di sungai tidak terlalu ada mandeg, ada sumbatan di wilayah-wilayah," kata dia.

Nova mengatakan volume sampah yang nyangkut di Pintu Air Manggarai cukup besar. Menurutnya, hal itu menyumbat aliran sungai.

"Kalau kita lihat kan terkadang banjir dengan aliran yang saking deras sekali, kita lihat di Pintu Air Manggarai itu sampai ada kasur, kayu dan lain-lain lah, yang artinya juga mempengaruhi debit airnya ke laut. Dan itu membuat kayak sumbatan-sumbatan di berbagai aliran, dengan adanya (saringan sampah) ini, adanya saringan yang cukup besar juga," kata dia.

Wakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta fraksi NasDem, Nova Harivan PalohWakil Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta fraksi NasDem, Nova Harivan Paloh (Foto: Dok. DPRD DKI)

Nova mengatakan anggaran untuk saringan sampah ini besar karena ada pembebasan lahan dan teknologi yang diterapkan. Dia menyebut teknologi yang dipakai telah dikonsultasikan dengan berbagai ahli.

"Salah satunya pembebasan lahannya dan juga yang kedua adanya beberapa conveyor dan lain-lain, itu kan bukan saringan seperti biasa, conveyor untuk mengangkut sampahnya itu loh, teknologinya. Makanya itu sudah dibicarakan sama ahli-ahli dari beberapa universitas dan sudah berkoordinasi juga sama PURP," jelas Nova.

Proyek saringan sampah di Sungai Ciliwung dimulai. Proyek ini menjadi bagian upaya pengendalian banjir di Jakarta. Proyek saringan sampah dimulai di segmen TB Simatupang yang tepatnya menjadi perbatasan Jagakarsa, Jakarta Selatan dan Pasar Rebo Jakarta Timur.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saringan sampah ini dibangun dengan anggaran Rp 195 miliar. Dia berharap sampah di Sungai Ciliwung berkurang.

Simak juga 'Pemprov DKI Targetkan Saringan Sampah di Hulu Ciliwung Rampung 2022':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT