KSAL Ungkap Tantangan Armada RI Jaga Kedaulatan Negara

ADVERTISEMENT

KSAL Ungkap Tantangan Armada RI Jaga Kedaulatan Negara

Wildan Noviansah - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 22:31 WIB
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat elantikan Pangkoarmada RI di Markas Komando Armada I, Jakarta Pusat, Selasa (27/9/2022)
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono saat pelantikan Pangkoarmada RI di Markas Komando Armada I, Jakarta Pusat, Selasa (27/9/2022). (Dok. TNI AL)
Jakarta -

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan Armada RI siap untuk mengamankan kepentingan bangsa dan negara Indonesia. Namun ada tantangan yang harus dihadapi oleh Armada RI untuk menjaga kedaulatan negara.

Awalnya Yudo menyebut pihaknya akan menindak negara lain yang memaksa masuk ke wilayah Indonesia. Kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus dilindungi.

"Armada Republik Indonesia selalu siap mengamankan kepentingan bangsa dan negara di dan atau lewat laut. Tidak boleh ada satupun negara di dunia ini yang memaksakan kehendaknya dan mengganggu kepentingan kita. Armada Republik Indonesia senantiasa siap menjamin kebebasan kita untuk berkehendak sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat," kata Yudo saat pelantikan Pangkoarmada RI di Markas Komando Armada I, Jakarta Pusat, seperti dalam keterangan dari TNI AL, Selasa (27/9/2022).

Yudo juga berbicara soal perkembangan lingkungan yang kian dinamis dan memunculkan tantangan yang kian kompleks. Yudo mengatakan ancaman terhadap aspek laut tersebut nantinya akan memunculkan ketidakstabilan keamanan Indonesia. Untuk itu, lanjut Yudo, TNI AL dituntut bisa mengatasi segala macam ancaman yang ada.

"Untuk menjawab tantangan tersebut, Armada RI sebagai kekuatan tempur utama TNI Angkatan Laut, dituntut senantiasa hadir dalam upaya menjamin tegaknya kedaulatan serta hukum di seluruh perairan dan yurisdiksi nasional Indonesia," ujarnya.

Dalam acara pelantikan Panglima Koarmada RI yang baru Laksamana Muda TNI Heru Kusmanto, Yudo juga menyebut Koarmada memiliki tanggung jawab yang berat dalam pembinaan persenjataan TNI AL.

"Pembangunan dan pengembangan kekuatan matra laut merupakan hal yang sangat kompleks, karena tidak hanya sebatas modernisasi Alutsista, tetapi mencakup pula sarana prasarana pendukung, fasilitas pemeliharaan dan perbaikan, latihan, dukungan dari industri pertahanan nasional," tuturnya.

Kendati demikian, lanjut Yudo yang paling utama dalam hal ini yakni kesiapan prajurit sebagai sumber daya manusia. Jabatan Pangkoarmada RI merupakan jabatan strategis yang mampu menjamin kesiapan tempur para prajurit TNI AL.

"Sebagai pimpinan Kotama pembinaan, Pangkoarmada RI memikul tanggung jawab untuk mampu menjamin kesiapan tempur seluruh elemen Armada hingga tingkat tertinggi sehingga dapat diandalkan. Sedangkan sebagai pemegang tongkat komando kotama operasi, Pangkoarmada RI memiliki kewenangan komando atas operasional kekuatan utama matra laut," pungkasnya.

(aik/aik)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT