Perempuan di Yogyakarta Rasakan Manfaat JKN: Iuran Murah Sekali

ADVERTISEMENT

Perempuan di Yogyakarta Rasakan Manfaat JKN: Iuran Murah Sekali

Erika Dyah - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 22:20 WIB
Peserta JKN KIS
Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

Peserta JKN asal Yogyakarta, Lastrika Debora (29) mengaku telah merasakan manfaat besar program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan. Dengan JKN, peserta tidak perlu lagi khawatir akan risiko finansial ketika sakit.

Lastrika menjelaskan dengan membayar iuran rutin setiap bulan, para peserta JKN bisa mendapatkan manfaat rawat inap hingga rawat jalan yang dijamin sesuai ketentuan yang berlaku. Ia mengaku saat sakit dirinya mengandalkan Program JKN untuk membiayai pelayanan kesehatan. Bahkan ia sudah beberapa kali memanfaatkan kepesertaannya untuk berobat tanpa biaya.

"Saya terdaftar sebagai peserta mandiri sejak tahun 2014, pada saat awal BPJS Kesehatan. Saya dua kali memanfaatkan, yang pertama pada pertengahan tahun 2017. Saat itu saya merasa tidak enak badan dan gejala yang saya rasakan mengarah pada Demam Berdarah Dengue (DBD)," ungkap Lastrika dalam keterangan tertulis, Selasa (27/9/2022).

"Benar saja, saat saya pemeriksaan darah, memang benar positif DBD. Akhirnya saya dirawat selama enam hari dan tidak ada biaya sama sekali yang saya keluarkan," sambungnya.

Selain itu, pada tahun 2021 lalu dirinya juga harus menjalani pemeriksaan pada bagian paru-paru karena keluhan batuk yang berkepanjangan selama berbulan-bulan namun tak kunjung sembuh. Ia lebih dulu diperiksa di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan sempat diberikan obat untuk melihat reaksi batuk yang dialami. Lantaran upaya pengobatan tersebut tidak berdampak, ia kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

"Di rumah sakit saya menjalani pemeriksaan melalui rontgen thorax. Hasilnya tidak ada masalah di paru-paru. Waktu itu saya disarankan mengonsumsi obat-obatan dan sekarang sudah sembuh," tutur Lastrika.

Dari kedua pengalamannya tersebut, Lastrika mengaku menyadari kebutuhan akan Program JKN. Ia merasa aman jika sewaktu-waktu sakit dan membutuhkan layanan di klinik, Puskesmas, maupun rumah sakit.

Menurut Lastrika, dirinya tak perlu ragu berobat dan tak perlu khawatir akan biaya pengobatan. Apalag dirinya tidak pernah mengalami kendala urusan pelayanan sama sekali. Selama dirawat di rumah sakit, ia juga mengaku mendapat pelayanan yang sama seperti pasien lainnya.

"Semua pelayanannya sama, baik pasien umum, pasien asuransi maupun saya pasien dengan jaminan BPJS Kesehatan. Pelayanan dari rumah sakit pun baik dan nyaman," ujar Lastrika.

Ia menambahkan iuran rutin peserta JKN segmen mandiri yang dibayarkan setiap bulannya juga cukup terjangkau. Ia hanya perlu membayar Rp 35.000 per bulan.

Menurutnya jumlah ini cukup ramah di kantong, bahkan terbilang murah bagi pekerja dengan pendapatan yang tidak pasti seperti dirinya. Apalagi dibandingkan dengan manfaat penjaminannya yang besar.

"Kalau untuk iuran jujur bisa dibilang murah sekali. Kalau per bulan dibayar rutin jadi tidak terasa sementara kalau kita sakit tanpa terdaftar Program JKN tentu butuh biaya yang besar," pungkasnya.

(ncm/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT