Setop Demonstrasi Sejenak, Massa Aksi di DPR Salat Asar Berjemaah

ADVERTISEMENT

Setop Demonstrasi Sejenak, Massa Aksi di DPR Salat Asar Berjemaah

Adrial Akbar - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 16:00 WIB
Massa aksi dari beberapa elemen menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI. Massa sempat menghentikan aksinya sejenak ketika memasuki waktu salat Asar. (Adrial Akbar/detikcom)
Massa aksi dari beberapa elemen menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI. Massa sempat menghentikan aksinya sejenak ketika memasuki waktu salat Asar. (Adrial Akbar/detikcom)
Jakarta -

Massa aksi dari beberapa elemen menggelar unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI, Jakarta. Mereka sempat menghentikan aksinya sejenak ketika memasuki waktu salat Asar.

Pantauan detikcom di lokasi Selasa (27/9/2022), pukul 15.18 WIB, massa melakukan salat asar berjemaah. Massa menggunakan alas tikar dan poster yang mereka bawa untuk alas salat.

Massa melakukan salat secara bergantian. Mereka mengambil wudu menggunakan air minum yang dibawa.

Massa demo untuk memperingati Hari Tani Nasional. Massa menuntut rakyat mendapatkan hak konstitusional atas tanah dan sumber agraria serta dijalankannya reforma agraria.

"Untuk memastikan petani, buruh tani, seluruh rakyat, masyarakat miskin, kaum perempuan di desa, memperoleh hak konstitusionalnya atas tanah dan sumber-sumber agraria," kata Sekjen Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, dari atas mobil komando

"Untuk itu kita harus terus memperjuangkan, menuntut, meneriakkan aspirasi agraria, dengan menuntut segera dijalankan reforma agraria sejati di Indonesia," imbuhnya.

Dewi menyebut beberapa reforma agraria yang dimaksud di antaranya konsesi perkebunan swasta di Indonesia. Kedua, reforma agraria terhadap konsesi yang dikuasai oleh petani di seluruh Jawa, dan reforma agraria atas wilayah adat.

"Untuk memandatkan Presiden menjalankan reforma agraria sejati, menyelesaikan konflik agraria struktural yang dihadapi kaum tani dan kaum miskin di banyak tempat. Melakukan koreksi terhadap peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan SDA yang bersifat anti-reforma agraria dan anti-rakyat," terangnya.

"Kita tidak butuh UU Cipta Kerja, kita tidak butuh lapangan pekerjaan ala UU Cipta Kerja. Yang dibutuhkan oleh kaum tani, masyarakat agraris, adalah kedaulatan atas tanahnya," tambahnya.

4.400 Personel Disiagakan

Sebelumnya diberitakan, Polres Metro Jakarta Pusat akan mengamankan demonstrasi dari beberapa elemen yang akan berlangsung hari ini. Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Komarudin mengatakan hari ini 4.400 personel disiapkan untuk pengamanan unjuk rasa.

"Hari ini ada di beberapa titik juga, makanya disiapkan 4.400 personel," kata Komarudin ketika dihubungi, Selasa (27/9).

Komarudin menyebut ada beberapa elemen yang akan berdemonstrasi di depan gedung DPR. Ada dari kalangan buruh hingga mahasiswa.

Selain itu, ada massa dari Komite Nasional Pembaruan Agraria (KNPA) yang akan berunjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI. Demonstrasi massa ini terkait isu agraria.

Lihat juga video 'Tiga Tuntutan Massa Petani-Buruh Demo di Patung Kuda':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT