ADVERTISEMENT

Kontrakan TKP Penemuan Granat Asap dan 140 Amunisi Pernah Disewa Anggota TNI

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 14:54 WIB
Bomb, Exploding, Explosive, Isolated Object, White Background
Ilustrasi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Warga di daerah Kemang Sari 2, Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, digegerkan oleh temuan granat asap dan 140 peluru amunisi. Barang bukti itu rupanya ditemukan di salah satu kontrakan yang diduga disewa oleh anggota TNI Angkatan Udara (AU).

"Jadi intinya, info dari pemilik rumah, rumah itu disewa oleh orang yang mengaku sebagai anggota TNI AU," kata Kapolsek Pondok Gede Kompol Herman Edco Simbolon saat dihubungi, Selasa (27/9/2022).

Barang bukti granat dan ratusan peluru amunisi itu ditemukan pada Senin (26/9). Barang bukti itu ditemukan oleh pemilik kontrakan.

Herman mengatakan pemilik mengaku kamar kontrakan berisi granat dan amunisi peluru itu disewa oleh pria inisial HR sejak 2020. Saat itu HR mengaku sebagai anggota TNI AU.

"Kan rumah itu dikontrak selama dua tahun oleh orang menurut pemilik rumah penyewanya dari Angkatan Udara. Tapi dari bulan Juli lalu infonya meninggal dunia," katanya.

Setelah kontrakan tidak ditinggali oleh HR sejak Juli, pemilik lalu membersihkan kamar kontrakan tersebut pada Senin (26/9). Namun pemilik justru menemukan granat dan ratusan peluru berada di kamar HR.

"Jadi, karena (pengontrak) dianggap sudah meninggal, dia (pemilik kontrakan) bersih-bersih rumah dong. Pada saat (kontrakan) dibersihkan, dia menemukan ada granat nih dan dilaporkan ke Polsek," tutur Herman.

Barang bukti granat dan ratusan peluru itu ditemukan di lemari. Herman menyebut granat dan ratusan peluru itu telah dalam kondisi berkarat.

"Kondisinya sudah berkarat. Kita sudah koordinasi dengan Tim Jibom Gegana dan diidentifikasi kalau itu adalah granat asap yang gunanya untuk menandai area. Jadi kalau kita mau nandai area dari udara, pakai itu," jelas Herman.

Diberitakan sebelumnya, temuan granat dan peluru menggegerkan warga di daerah Pondok Gede. Barang bukti itu ditemukan di salah satu kamar kontrakan.

"Iya benar. Ditemukan 1 buah granat asap GT-6AS Q2 dan 140 peluru amunisi kondisi berkarat," kata Edco.

Barang bukti itu kini telah dievakuasi. Herman menyebut barang bukti itu telah diserahkan ke Polda Metro Jaya.

"Sudah diserahkan ke Tim Gegana Satbrimob Polda Metro Jaya," kata Herman.

Lihat juga video 'Dikira Mainan, Pekerja PT KAI Temukan Granat Nanas':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT