MKD Geram Sekjen Belum Minta Maaf Halangi IPW Masuk DPR via Gerbang Depan

ADVERTISEMENT

MKD Geram Sekjen Belum Minta Maaf Halangi IPW Masuk DPR via Gerbang Depan

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 13:27 WIB
Habiburokhman. (dok.istimewa)
Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman (Foto: Dok. istimewa)
Jakarta -

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR akan memanggil Sekjen DPR RI Indra Iskandar buntut persoalan Ketua IPW Sugeng Teguh dihalangi masuk DPR via gerbang depan. Wakil Ketua MKD DPR Habiburokhman menyebut pihaknya geram lantaran sampai saat ini Indra Iskandar tidak meminta maaf atas insiden itu.

"Kami akan memanggil Sekjen DPR RI, akan undang beliau, karena walau Pak Sugeng sudah menganggap selesai masalah karena kami sudah meminta maaf, kami juga bingung gitu loh, kami aja MKD DPR RI meminta maaf atas insiden kemarin, kok Pak Sekjen ini nggak ada minta-minta maaf gitu, padahal apa sih? Kita ini ojo dumeh lah," kata Habiburokhman kepada wartawan di ruang MKD DPR, Selasa (27/9/2022).

Habiburokhman menyebut MKD DPR akan memanggil Indra Iskandar siang ini sekitar pukul 14.00 WIB. Dia menyebut pihaknya akan menanyakan alasan dan mencari solusi soal susahnya masuk ke gedung DPR RI.

"Kita harus empati ke masyarakat, susah sekali mau masuk sini gitu loh, saya aja anggota DPR kadang-kadang agak susah, nggak tahu temen-temen wartawan, sekarang masyarakat sudah kita undang, jadi saksi di sini nggak dapat honorarium dan lain sebagainya, dipersulit lagi kayak kemarin. Makanya kami pengin cari solusi," ucapnya.

Lebih lanjut, Waketum Partai Gerindra ini tidak menampik memang Sekjen DPR RI punya tugas mengatur lalu lintas tamu yang masuk ke DPR. Namun dia meminta jangan sampai aturan itu akhirnya menghalangi masyarakat masuk ke DPR RI.

"Betul Pak Sekjen punya beban tugas berat gimana mengatur lalu lintas tamu di sini, tapi jangan abaikan hak rakyat untuk masuk ke sini, mendapat pelayanan di sini, apa lagi beliau bukan meminta pelayanan, tapi ingin membantu jalani tugas-tugas DPR, jam 14.00 kami undang Pak Sekjen di sini," ujar dia.

Kronologi Ketua IPW Dihalangi Masuk

Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso mengaku dihalangi Pamdal saat masuk lewat pintu depan gedung DPR. Dia diarahkan lewat pintu belakang DPR.

"IPW membatalkan kehadiran ke MKD DPR RI karena adanya diskriminasi perlakuan dan sikap tidak hormat pimpinan DPR pada warga negara yang akan memasuki gedung DPR melalui pintu depan. Pasalnya, pintu masuk depan hanya diperuntukkan kepada anggota Dewan saja," jelas Sugeng.

Sugeng mengatakan diarahkan oleh pamdal untuk lewat pintu belakang. Sugeng lantas mengaku heran, padahal dirinya membawa surat undangan terkait agenda pertemuan IPW dengan MKD yang ditandatangani pimpinan DPR.

"Tapi, saat memasuki pintu depan gedung DPR, dihalangi oleh Pamdal dan dilarang masuk karena ada perintah dari Ketua DPR dan Sekjen DPR bahwa tamu harus lewat pintu belakang," jelas Sugeng.

"Padahal, saat mau masuk ke gedung DPR, Ketua IPW sudah menunjukkan surat undangan dari DPR RI yang ditandatangani oleh Wakil Ketua DPR RI/Korkesra A Muhaimin Iskandar," sambungnya.

Simak video 'Cerita IPW Tak Boleh Masuk DPR Via Gerbang Depan':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/yld)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT