Anies Targetkan Penumpang Transportasi Umum Capai 4 Juta Per Hari di 2030

ADVERTISEMENT

Anies Targetkan Penumpang Transportasi Umum Capai 4 Juta Per Hari di 2030

Silvia Ng - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 13:23 WIB
Anies Baswedan.
Anies Baswedan (Silvia/detikcom)
Jakarta -

Pemprov DKI memfasilitasi masyarakat dengan kendaraan umum yang terjangkau dan nyaman. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan langkah itu dilakukan agar warga Jakarta beralih ke transportasi umum.

"Pemerintah menyiapkan infrastrukturnya, lalu memberikan insentifnya, insentifnya apa? Kalau naik kendaraan umum, biayanya terjangkau, selama perjalanan nyaman. Itu insentif," kata Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat (Jakpus), Selasa (27/9/2022).

Anies menyebut pihaknya terus mencari strategi dalam memberikan kenyamanan di transportasi umum. Dia menargetkan pada 2030 akan ada 4 juta penumpang per hari yang menggunakan kendaraan umum.

"Karena itu, kami yakin, jika insentif itu ada dalam bentuk subsidi, jangkauan kendaraan umum diperluas, armadanya ditambah, saya yakin jumlah pengguna kendaraan umum di Jakarta akan bisa meningkat. Dan sesuai target, 2030 bisa mencapai 4 juta penumpang per hari," tutur dia.

"Jadi target itu bukan hari ini, tapi 2030. Sekarang alhamdulillah dari kemarin dari 300 ribuan menjadi 1 juta, tinggal kita teruskan trennya," lanjut Anies.

Anies mengungkapkan ada peningkatan jumlah penumpang kendaraan umum dari 350 ribu menjadi total 1 juta per harinya. Peningkatan jumlah penumpang ini, lanjut dia, berawal dari rasa nyaman masyarakat ketika naik kendaraan umum.

"Nah, kita sudah menyaksikan jumlah ridership yang meningkat, dari 350 ribu menjadi 1 juta penumpang. Itu artinya orang yang mencoba, merasakan 'oh nyaman', dia kembali lagi mencoba, karena itulah ridership meningkat sehingga naik kendaraan umum adalah pilihan yang rasional," papar Anies.

"Sehingga ketika orang naik kendaraan umum bukan karena diwajibkan, tapi karena merasa naik kendaraan umum pilihan yang rasional. Kalau dia merasa itu pilihan yang rasional, maka dia akan mengerjakan (naik) lagi. Jadi pilihan menggunakan kendaraan umum bukan karena diharuskan, tapi karena itu adalah pilihan rasional," sambungnya.

Lihat video 'Bangun Infrastruktur Transportasi Publik Solusi BBM Naik':

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT