Pemprov DKI Alokasikan Rp 28 M Biaya Aktivitas Seni Budaya di TIM

ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Alokasikan Rp 28 M Biaya Aktivitas Seni Budaya di TIM

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 27 Sep 2022 00:21 WIB
Anies Baswedan tampil membacakan sebuah puisi karya WS Rendra di Taman Ismail Marzuki, Jumat (23/9/2022). Puisi itu berjudul
Anies Baswedan di Taman Ismail Marzuki (TIM) (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan dana sebesar Rp 28 miliar untuk aktivitas seni dan budaya di Taman Ismail Marzuki (TIM). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan subsidi dana tersebut akan diberikan hingga akhir 2022.

"Sampai dengan akhir tahun, TIM ini dibiayai oleh pemerintah dan tidak dikenakan biaya untuk yang menggunakan, dialokasikan Rp 28 miliar sampai dengan akhir tahun," kata Anies saat ditemui di kawasan TIM, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (26/9/2022).

Anies menyebut saat ini TIM yang baru saja selesai direvitalisasi dan dibuka untuk publik. Selama berkegiatan di TIM, para seniman tak akan dikenai biaya.

"Pemerintah DKI Jakarta berkomitmen untuk membiayai aktivitas seni budaya di Jakarta di TIM ini, sehingga para seniman bisa memikirkan karya seninya adapun negara hadir dalam memberikan subsidi untuk pembiayaannya," ucapnya.

Di samping itu, Anies juga menjelaskan nantinya enam orang anggota dewan penasehat akan menyaring karya-karya yang bisa tampil di TIM. Keenam orang itu berasal dari Dewan Kesenian Jakarta (DKJ).

"Lalu, untuk menjaga kualitas standar, maka dari Dewan Kesenian Jakarta menentukan ada 6 orang yang menjadi dewan penasehat, yang untuk merekalah yang nanti akan melakukan kurasi akan melakukan seleksi untuk siapa-siapa saja yang bisa tampil di tempat ini," ujarnya.

Eks Mendikbud RI itu mengatakan hari ini dirinya berdialog bersama jurnalis hingga masyarakat umum untuk memperkenalkan kawasan TIM yang baru direvitalisasi. Anies menyebut, TIM kini memiliki wajah baru yang berbeda dari sebelumnya.

"Kita berharap, dengan pengenalan ini masyarakat akan lebih tahu tentang apa saja yang sudah dilakukan, revitalisasi di tempat ini. Memang pembangunannya relatif komprehensif. Jadi wajah TIM hari ini secara fisik nampak sangat berbeda dengan sebelumnya," katanya.

Anies juga berharap TIM menjadi sebuah ekosistem kesenian yang mampu menghasilkan karya seni, membanggakan, menjadi tempat insteraksi dan bertukar pikiran hingga tempat masyarakat merasakan karya-karya yang terkurasi dengan baik.

"Di sini kita jelaskan sekali lagi bahwa tujuan dari revitalisasi total Taman Ismail Marzuki adalah untuk menghasilkan ekosistem seni dan budaya yang berkelas dunia," pungkasnya.

Simak juga 'Mengintip Wajah Baru Masjid Amir Hamzah Taman Ismail Marzuki':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/fas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT