Urusan Anjing Berujung Bentrok di Tolikara Papua, 7 Orang Luka Kena Panah

ADVERTISEMENT

Urusan Anjing Berujung Bentrok di Tolikara Papua, 7 Orang Luka Kena Panah

Hermawan Mappiwali - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 17:47 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Garis polisi (Rachman Haryanto/detikcom)
Tolikara -

Bentrokan antara warga Desa Kogome dan Desa Kimibur pecah di Kabupaten Tolikara, Papua. Insiden itu menyebabkan tujuh orang luka-luka terkena panah.

"Ada yang terluka, dari pihak Desa Kogome ada 4 orang terluka, sedangkan Kimibur 3 orang," ujar Kapolres Tolikara AKBP Dicky Hermansyah Saragih saat dihubungi, seperti dilansir detikSulsel, Senin (26/9/2022).

Dicky menjelaskan secara umum bentrokan berawal dari adanya salah satu warga yang menemukan anjing peliharaannya dipanah pada Sabtu (24/9) malam. Pemilik anjing itu lantas menemukan pelaku hingga terjadi keributan.

"Awalnya ada seorang masyarakat yang masalah anjing dipanah. Lalu dicarilah oleh pemilik anjing. Jadi yang panah ini (ditemukan), terjadilah keributan dan berkembang minta bantuan ke keluarganya, terjadilah bentrokan," katanya.

Dicky mengatakan pihaknya telah berupaya mendamaikan kedua belah pihak pada Minggu (25/9) dini hari. Namun belakangan warga dari Desa Kogome kembali terpancing emosi.

"Ternyata sekitar jam setengah 2, Minggu siang menjelang sore, dari kelompok Kogome ini ada berkumpul dalam rangka adat, tapi ternyata mungkin tidak terkendali, langsung mengadakan penyerangan," katanya.

Akibatnya, bentrokan kembali pecah. Saat itulah bentrokan menyebabkan tujuh orang luka-luka karena terkena panah.

Baca selengkapnya di sini

Simak juga Video: Investigasi DMFI Ungkap Operasi Perdagangan Anjing Ilegal di Solo

[Gambas:Video 20detik]




(idh/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT