Terdakwa Bantah Lecehkan Anak Disabilitas, Pengacara Korban: Ada Visum!

ADVERTISEMENT

Terdakwa Bantah Lecehkan Anak Disabilitas, Pengacara Korban: Ada Visum!

Silvia Ng - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 15:34 WIB
PN Jakbar
Pengadilan Negeri Jakbar (Silvia Ng/detikcom)
Jakarta -

Sidang kasus pelecehan anak disabilitas di Tamansari, Jakarta Barat (Jakbar), kembali digelar secara tertutup hari ini. Dalam persidangan tersebut, terdakwa menepis pengakuan korban.

Tim kuasa hukum terdakwa D, Kasril dan Nur Alis, mengatakan tuduhan anak disabilitas itu tidak sesuai dengan kenyataan. Kasril menceritakan kronologi versi terdakwa, yaitu korban yang berusia 14 tahun menutupi jalan kliennya yang baru saja pulang bekerja. Karena kesal, kliennya lantas mencubit tubuh korban.

"Iya tentu saja tindak pidana yang dituduhkan itu tidak persis seperti apa yang dituduhkan. Nah karena anak itu saat itu, menurut pengakuan si terdakwa ini, memeluk boneka yang besar, bagian tubuhnya yang terbuka yang tidak tertutup oleh boneka ya bagian bawah, lalu dicubit, lalu anak itu menangis," kata Kasril kepada wartawan di PN Jakbar, Senin (26/9/2022).

"Hanya bagian tubuh itu yang terbuka, karena boneka yang dipeluk itu besar ya bagian di dekat pangkal pahanya itu lebih kurang, dekat selangkangan," sambungnya.

Sementara itu, kuasa hukum anak disabilitas, Agatha Mourin, mengatakan pihaknya tidak mempermasalahkan tepisan yang dilakukan oleh pelaku. Kendati demikian, Mourin menyebut pelaku perlu memberikan bukti konkret.

"Tapi kalau misalnya mereka bisa membuktikan ya silahkan itu haknya mereka. Dari sisi pelaku sih bilangnya hanya mencubit paha. Kebetulan dari kita ada hasil visum, tapi dari mereka belum menyerahkan apa-apa," ungkap Mourin.

Ibu korban mengatakan anaknya mengalami pencabulan. Ibu korban pun mengaku pernah mendapat sogokan, meski dia menolak hal tersebut.

"Tapi kan anak sayanya sendiri kan bilang sama hakim. Ya kemarin-kemarinnya sih ada (sogokan) tapi sekarang sudah nggak, ada," kata ibu korban.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT