Pihak Lukas Enembe: Judi Kasino di Luar Negeri Legal, Tak Bisa Dihukum!

ADVERTISEMENT

Pihak Lukas Enembe: Judi Kasino di Luar Negeri Legal, Tak Bisa Dihukum!

Adrial Akbar - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 15:04 WIB
Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe menjawab permintaan Presiden Jokowi agar kliennya memenuhi panggilan KPK. Pengacara mengatakan Lukas Enembe masih sakit.
Pengacara Lukas Enembe, Roy Rening (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Gubernur Papua Lukas Enembe terindikasi berjudi di sejumlah kasino di luar negeri. Atas hal itu, pihak Lukas Enembe menegaskan apa yang dilakukannya adalah legal.

"Persoalan judi di luar negeri, saya kira semua tahu, kita semua tahu, bukan rahasia umum, teman-teman kita banyak juga yang main di sana, di sana judinya legal, sehingga sanksinya di Indonesia adalah sanksi apa? Sanksi sosial, sanksi moral, bukan sanksi hukum, jadi tidak perlu kita bertarung di situ karena di Indonesia tidak bisa diselidiki," ucap Stefanus Roy Rening, salah satu kuasa hukum Lukas Enembe, dalam jumpa pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/9/2022).

Roy Rening menegaskan bahwa perkara Lukas Enembe di KPK adalah terkait suap dan gratifikasi, bukan perihal judi di kasino. Sebelumnya, perihal aliran uang Lukas Enembe ke kasino itu diungkap oleh PPATK yang besarnya fantastis, yaitu Rp 560 miliar atau lebih dari setengah triliun.

"Bapak itu keluar kalau kita lihat riwayatnya di Filipina, di Singapura itu riwayatnya berobat, jadi dia tidak pergi khusus untuk berjudi," ucap Roy Rening.

Di tempat yang sama, Muhammad Rifai Darus selaku juru bicara Lukas Enembe enggan berkomentar lebih jauh tentang judi kasino dan penggunaan private jet. Dia mengalihkan urusan Lukas Enembe di KPK adalah terkait perkara korupsi dengan situasi di Papua, yang disebutkan bahwa Lukas Enembe sedang bermasalah kesehatannya sehingga tidak bisa memenuhi panggilan KPK.

"Bapak Gubernur itu tidak bisa keluar (rumah). Beliau sendiri tidak bisa karena ditahan oleh masyarakatnya di situ. Kalau beliau keluar, maka sopirnya akan menjadi sasaran, ajudannya menjadi sasaran, jadi kan korban banyak lagi gitu," ucap Rifai.

"Dampaknya bukan kepada beliau saja, tapi kepada masyarakat kita di sana. Masyarakat bukan hanya masyarakat Papua, masyarakat Jawa, masyarakat Sumatera, Kalimantan yang hidup di sana. Kami tidak memprovokasi tapi kenyataan dan bisa di-crosscheck kepada pihak keamanan. Oleh karena itu, kami sekali lagi, saya atas nama juru bicara Gubernur meminta dengan sangat dan hormat juga kepada MAKI untuk tidak usah sebar-sebar foto apa yang sebaiknya tidak ada hubungannya dengan proses yang sedang berjalan di KPK. Kita fokus aja kepada apa yang sedang berjalan di KPK agar ini juga menjadi pembelajaran juga bagi semuanya," imbuhnya.

Sebelumnya, Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengatakan Lukas Enembe memiliki beberapa tempat judi favorit di berbagai negara seperti Singapura dan Malaysia. Boyamin turut memperlihatkan video di mana Lukas Enembe bermain judi di kasino.

"Tempat-tempat judi yang menjadi langganan Lukas Enembe, misalnya di Solaire Resort and Casino di Manila, Genting Highland otomatis itu di Malaysia dan Singapura itu adalah kasino di Crockford Sentosa sampai saya punya punya fotonya dan juga ada beberapa, baik laki-laki perempuan itu udah jadi pengikutnya Pak Lukas Enembe di luar negeri," kata Boyamin Saiman, Sabtu (24/9).

Simak juga Video: Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Panggilan KPK

[Gambas:Video 20detik]




(dhn/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT