DPR Papua Minta Enembe Diperlakukan Manusiawi, Komnas HAM Diskusi ke KPK

ADVERTISEMENT

DPR Papua Minta Enembe Diperlakukan Manusiawi, Komnas HAM Diskusi ke KPK

Anggi Muliawati - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 13:41 WIB
Komnas HAM menerima audiensi perwakilan DPR Papua (Anggi M/detikcom)
Foto: Komnas HAM menerima audiensi perwakilan DPR Papua (Anggi M/detikcom)
Jakarta -

Komnas HAM menerima audiensi dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua hari ini. Dalam pertemuan itu, perwakilan DPR Papua menyampaikan aspirasi ke Komnas HAM terkait kondisi kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe yang harus menjadi bahan pertimbangan oleh KPK.

Menanggapi hal itu, Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang tengah berjalan. Namun, menurutnya, dalam proses hukum memang perlu juga memperhatikan aspek-aspek kemanusiaan.

"Terkait kasus Lukas, Komnas HAM menyampaikan satu pesan kuat bahwa, tentu saja kami sebagai lembaga negara di bidang Hak Asasi Manusia harus menghormati proses hukum yang berjalan tapi tentu dimungkinkan juga memerhatikan aspek-aspek, hak-hak kesehatan kemanusiaan dari orang yang sedang berproses dengan hukum," kata Taufan di kantornya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/9/2022).

Taufan mengatakan akan mendiskusikan terkait permintaan DPR Papua untuk menyampaikan kepada KPK agar memperhatikan kondisi Lukas. Dia berharap akan ada solusi terbaik untuk kasus tersebut.

"Kami mendiskusikan, mendialogkan tersebut dengan para pihak yang mengurusi proses hukumnya Lukas, mudah-mudahan nanti ada satu solusi dalam hal kemanusiaan tadi," katanya.

Lebih lanjut, Taufan mengatakan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mencampuri proses hukum Gubernur Papua Lukas Enembe. Sebab, lanjutnya, hal itu merupakan ranah dari KPK.

"Dalam suatu proses hukum, Komnas HAM tidak bisa mencampuri lebih jauh karena itu merupakan ranah dari lembaga lain," katanya.

Diberitakan sebelumnya, perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua mendatangi kantor Komnas HAM. Mereka mengaku menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi kesehatan Gubernur Papua Lukas Enembe yang kini menjadi tersangka di KPK.

"Kami datang ke Komnas HAM terkait dengan proses hukum Gubernur Papua Lukas Enembe. Kami menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kesehatan beliau yang masih memerlukan pengobatan," kata Perwakilan DPR Papua, John NR Gobai, di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/9).

Dia mengatakan KPK harus mempertimbangkan kondisi kesehatan Lukas Enembe. Dia berharap tindakan KPK terhadap Lukas Enembe tidak menimbulkan konflik.

"Untuk itu demi kemanusiaan kami meminta pihak KPK mempertimbangkan kondisi kesehatan dengan memperlakukan secara manusiawi, tidak mengambil langkah-langkah yang dapat kami duga dapat menimbulkan konflik. Kami mau menyelesaikan masalah tetapi jangan menimbulkan masalah baru," katanya.

Diketahui, KPK pun telah mengirim panggilan kedua kepada Lukas Enembe. KPK mengatakan Lukas Enembe dipanggil untuk diperiksa hari ini.

"Iya (pemanggilan sesuai jadwal). Sejauh ini sesuai agenda sebagaimana surat panggilan yang sudah kami kirimkan dan diterima oleh tersangka maupun penasihat hukumnya," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (26/9).

Simak video 'Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Panggilan KPK':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT