Cek Proyek Saringan Sampah Rp 195 M, Anies Kenang Momen Awal Pimpin DKI

ADVERTISEMENT

Cek Proyek Saringan Sampah Rp 195 M, Anies Kenang Momen Awal Pimpin DKI

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 09:31 WIB
Anies dan Riza cek proyek saringan sampah Sungai Ciliwung (Tiara-detikcom)
Anies dan Riza mengecek proyek saringan sampah Sungai Ciliwung (Tiara/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau proyek saringan sampah Sungai Ciliwung segmen TB Simatupang. Saringan sampah ini berada di perbatasan Pasar Rebo (Jakarta Timur) dengan Jagakarsa (Jakarta Selatan).

"Pagi ini saya melakukan kunjungan kerja menyaksikan dari dekat pembangunan saringan sampah," kata Anies Baswedan di lokasi, Senin (26/9/2022). Anies hadir bersama Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Anies kemudian bercerita tentang masa-masa awal kepemimpinannya sebagai Gubernur DKI Jakarta. Dia saat itu menyoroti timbunan sampah di sekitar Sungai Ciliwung ketika volume air meningkat.

Anies mengatakan sampah-sampah itu ternyata banyak berasal dari luar Jakarta. Sampah-sampah itu, katanya, masuk ke Jakarta melalui aliran Sungai Ciliwung.

"Kemudian pada saat itu, saya tanyakan pada tim 'ini sampah dari mana?'. Sampah banyak datang justru dari kawasan, dari luar Jakarta masuk melalui Sungai Ciliwung," ucapnya.

"Nah, pertanyaan saya kemudian, kenapa tidak disaring sebelum masuk ke dalam kota sehingga seluruh kawasan aliran sungai, kanan kiri sepanjang Ciliwung di dalam Kota Jakarta terbebas dari limpahan sampah ini," tambahnya.

Anies mengatakan Pemprov DKI kemudian membahas konsep saringan sampah. Akhirnya, kata Anies, saringan sampah itu akan menyaring sampah-sampah sebelum akhirnya aliran air itu bergerak menuju kawasan permukiman padat.

"Kemudian dibahas, didiskusikan, dan diputuskan untuk dilakukan pembangunan saringan sampah di tempat sebelum masuk permukiman yang padat, kawasan yang lebih padat," terangnya.

Dia mengatakan proyek saringan sampah hendak dibangun pada 2020. Dia menyebut Pemprov anggaran pembangunan saringan sampah senilai Rp 195 miliar juga sudah disiapkan. Tapi, kata Anies, proyek itu tertunda karena anggaran tersebut dialihkan untuk penanganan pandemi COVID-19.

"Nilainya berapa, Pak? Rp 195 miliar. Kemudian kita tahu di tahun 2020 terjadi pandemi sehingga banyak program yang pada waktu itu anggarannya dialihkan untuk penanganan COVID sehingga alhamdulillah sekarang kondisinya sudah lebih baik. Anggaran itu kini tersedia dan sekarang dilaksanakan," ucapnya.

Anies mengatakan timbunan sampah yang melewati Sungai Ciliwung mencapai 52 ton per hari. Jumlah ini, kata dia, setara dengan satu unit bus TransJakarta. Dia berharap saringan sampah ini bisa mengendalikan sampah agar tak masuk ke Jakarta.

"Bisa dibayangkan banyaknya sampah yang masuk, 52 ton per hari. Kalau ini dibiarkan, tiap bulan akan berada di Pintu Air Manggarai dengan jumlah yang fantastis. Karena itulah disiapkan pengolahannya di sini. Jadi teknologi yang digunakan adalah yang terbaru di mana sampah itu tidak sekadar diangkut, tapi diolah dulu di tempat ini," ujarnya.

Lihat juga video 'Pemprov DKI Targetkan Saringan Sampah di Hulu Ciliwung Rampung 2022':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/haf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT