Anies Targetkan Swasta Bangun Rusun di Pulau Reklamasi

ADVERTISEMENT

Anies Targetkan Swasta Bangun Rusun di Pulau Reklamasi

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 26 Sep 2022 00:26 WIB
Anies Baswedan
Anies Baswedan (Foto: Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan pihak swasta membangun rumah susun (rusun) di kawasan Pantai Kita. Seperti diketahui, Pantai Kita dulunya dikenal sebagai Pulau Reklamasi C.

Target pembangunan rusun itu tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 25 Tahun 2022 tentang Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2023-2026 yang diteken Anies Baswedan pada 10 Juni 2022 lalu.

Dokumen itu awalnya menjelaskan, pemerintah menargetkan penambahan rusunawa sebanyak 7.901 unit di sejumlah lokasi.

"Termasuk pembangunan rumah susun di kampung-kampung prioritas dan rumah susun terjangkau di Pantai Kita sebagai kewajiban pihak swasta," demikian isi dokumen RPD yang dilihat, Minggu (25/9/2022).

Sejauh ini, tingkat hunian unit rumah susun di Kota Jakarta sendiri mencapai 85,2%, dengan tingkat kepuasan layanan sebesar 80,1%. Pada 2026 mendatang, Pemprov DKI menargetkan peningkatan tingkat keterhunian sebesar 98,1% dengan kepuasan layanan sebesar 84%.

"Target penyediaan hunian ini tidak hanya untuk masyarakat berpenghasilan rendah, namun juga untuk para pekerja dan mereka yang memiliki keterbatasan daya beli dalam kepemilikan rumah," demikian isi dokumen RPD.

Dokumen itu juga menjelaskan, Pemprov DKI mempertimbangkan berbagai hal dalam menentukan lokasi pembangunan rusun. Di antaranya adalah, kedekatan dengan pusat-pusat aktivitas, konektivitas transportasi umum serta sarana prasarana lingkungan lainnya.

"Paradigma baru yang diharapkan dapat tumbuh dari bertinggal di rusunawa yaitu, unit hunian yang tidak hanya sebagai tempat tinggal, melainkan wahana bagi keluarga untuk tumbuh berkembang dan mencapai kemandirian ekonomi untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik," demikian penjelasan RPD.

Sebagaimana diketahui, Anies memang merubah nama tiga pulau reklamasi yang telah terbangun, yaitu pulau reklamasi C,D dan G. Kini, ketiga pulau itu berganti nama menjadi Pantai Kita, Pantai Maju dan Pantai Bersama.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan kawasan Pulau reklamasi ke depannya tak hanya diperuntukan untuk sektor permukiman semata. Kedepannya, penataan pulau reklamasi perlu memperhatikan berbagai aspek.

"Tidak mungkin semuanya pemukiman salah satunya pemukiman, di situ harus saling mendukung antara kepentingan warga kepentingan pemukiman dan komersil untuk saling mendukung," kata Riza.

"Semua wilayah Jakarta pasti untuk pemukiman untuk pembangunan kantor, untuk kepentingan bisnis ataupun rekreasi untuk kepentingan lingkungan juga semua, jadi semua harus tertata. Ini sedang dalam pembahasan nanti kita beri tahu," tambahnya.

(taa/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT