Hakim Agung Tersangka KPK Bikin Imam Merasa Berdosa

ADVERTISEMENT

Hakim Agung Tersangka KPK Bikin Imam Merasa Berdosa

Andi Saputra - detikNews
Minggu, 25 Sep 2022 21:00 WIB
Sudrajad Dimyati, Sudrajat Dimyati
Foto: Hakim Agung Sudrajad Dimyati (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Imam Anshori Saleh mengaku merasa berdosa usai hakim agung Sudrajad Dimyati ditetapkan sebagai tersangka suap oleh KPK. Imam Anshori Saleh merasa berdosa lantaran dia merupakan penyeleksi yang meloloskan Sudrajad Dimyati menjadi hakim agung.

Imam Anshori Saleh saat itu sebagai anggota Komisi Yudisial (KY). Dia bertugas menelusuri rekam jejak Sudrajad Dimyati.

"Ada perasaan berdosa ikut merekrut hakim agung yang ternyata bermasalah," kata Imam Anshori Saleh saat berbincang dengan detikcom, Minggu (25/9/2022).

Penelusuran terhadap rekam jejak Sudrajad Dimyati itu kali pertama dilakukannya pada 2014 lalu. Kala itu, Imam Anshori Saleh ditugaskan untuk menelusuri sosok Dimyati di Yogyakarta.

"Saya pernah dua kali terlibat urusannya. Pertama saat saya sebagai komisioner Komisi Yudisial (KY) mendapat tugas men-track dia sebagai calon hakim agung di rumahnya di Yogyakarta," beber Imam Anshori Saleh.

Saat melakukan tracking rumah Sudrajad Dimyati di Yogyakarta, Imam Anshori Saleh melihat tidak ada yang mencolok. Kondisi rumah Sudrajad Dimyati disebutnya terbilang sederhana dan tidak ada mobil atau motor mewah.

"Rumah dan hartanya tidak mencolok sebagai hakim tinggi, waktu itu. Rumahnya sederhana, tipe 90-an di kawasan perumahan sederhana. Istrinya setiap hari sibuk dengan urusan simpan pinjam di pasar dekat rumahnya. Tidak ada mobil atau motor mewah. Anak-anaknya juga tertib kuliah dan sekolah. Isi rekeningnya juga wajar, hanya puluhan juta, bukan ratusan juta, apalagi miliaran. Hubungan dengan para tetangga dekat juga harmonis," tutur Imam Anshori Saleh.

Imam Anshori Saleh lalu memberikan nilai baik. Wajar tanpa pengecualian (WTP), kata Imam Anshori Saleh, meminjam istilah BPK.

"Maka laporan saya diterima rapat tujuh komisioner. Hasilnya Sudrajad Dimyati bisa lanjut ke DPR. Saya memberikan ucapan selamat," kisah Imam Anshori Saleh.

Simak video 'Penjelasan KPK Soal Penahanan Hakim Agung Sudrajad Dimyati':

[Gambas:Video 20detik]



Imam Anshori Saleh bicara isu 'lobi toilet'. Simak di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT