Waket DPRD Depok Sebut Sudah 3 Kali Kejadian Truk Tak Patuhi Peringatan

ADVERTISEMENT

Waket DPRD Depok Sebut Sudah 3 Kali Kejadian Truk Tak Patuhi Peringatan

Angga Laraspati - detikNews
Minggu, 25 Sep 2022 20:32 WIB
Wakil Ketua DPRD Depok fraksi Golkar Tajudin Tabri
Foto: dok. Pribadi-Tajudin Tabri
Jakarta -

Wakil Ketua DPRD Depok Tajudin Tabri jadi bahan pembicaraan usai videonya memberi hukuman push up ke seorang supir truk viral. Supir tersebut disebut menabrak portal peringatan pipa gas di Jalan Raya Krukut, Depok.

Tajudin menjelaskan warga kerap memintanya untuk memberikan peringatan dan menindak sopir truk yang tidak mematuhi peringatan batas ketinggian truk yang melintas di Jalan Krukut. Hal itu dikarenakan tidak jauh dari portal terdapat pipa gas dan akan membahayakan warga apabila truk tersebut merusak pipa gas.

"Saya khawatir akan keselamatan warga yang ada di sekitar lokasi pipa gas apabila meledak atau bocor. Padahal juga sudah ada plang peringatan batas ketinggian dari portal tersebut, ini kejadian sudah ketiga kalinya" ujar Tajudin dalam keterangan tertulis, Minggu (25/9/2022).

Tajudin juga menyampaikan kejadian ini bukanlah yang pertama kali. Tajudin pun memberikan hukuman tersebut karena semata-mata melihat jalanan yang dibangun dari dana rakyat menjadi rusak karena ulah supir truk.

"Itu kejadian sudah 3 kali, dulu kan viral yang pertama berdasarkan laporan masyarakat dianggap dewan tidak bisa kerja, selalu kejadian yang mengkhawatirkan masyarakat, dilewati dump truk dibiarkan saja, akhirnya saya marah yang pertama kalinya itu,"kata Tajudin.

Tajudin Tabri mengakui sosok yang berada pada video yang viral merupakan dirinya. Dia pun mengakui perbuatannya dan telah meminta maaf kepada sopir maupun koordinator sopir truk tersebut jika tindakannya dianggap berlebihan.

"Saya khilaf dan meminta maaf, tindakan yang saya lakukan berupa push up kepada sopir truk yang menabrak portal," imbuh Tajudin.

Sebagai informasi, masalah kerusakan jalan di daerah Depok bukanlah hal baru. Pemerintah daerah (Pemda) Depok dinilai tidak tegas menangani masalah kerusakan jalan.

Salah satu penyebab dari kerusakan yang kerap terjadi tersebut adalah banyaknya pengendara truk yang acap kali merusak jalan dengan tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

[Gambas:Youtube]




(ega/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT