Sopir Truk-Pimpinan DPRD Depok Tajudin Bakal Dipertemukan di Polres Lusa

ADVERTISEMENT

Sopir Truk-Pimpinan DPRD Depok Tajudin Bakal Dipertemukan di Polres Lusa

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 24 Sep 2022 14:29 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.
Foto: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan. (Foto: dok. Polda Metro Jaya)
Jakarta -

Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Depok, Tajudin Tabri, kepada sopir truk bernama Ahmad Misbah (24) menyita perhatian publik. Polisi telah menerima laporan yang dilayangkan Misbah kepada Tajudin di Polres Metro Depok.

"Iya benar laporannya memang sudah masuk kemarin," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan saat dihubungi, Sabtu (24/9/2022).

Zulpan menyebut terlapor dan pelapor telah sepakat akan bertemu di Polres Metro Depok pada Senin (26/9). Keduanya akan melakukan mediasi untuk penyelesaian kasus tersebut.

"Mereka sudah ada komunikasi dan kemudian mereka sudah sampaikan kepada penyidik bahwa kedua belah pihak telah menyampaikan bahwa hari Senin akan datang ke polres untuk menyelesaikannya. Nanti polisi yang menentukan kan ada mekanisme restorative justice," katanya.

Zulpan mengaku laporan dari korban tetap akan diproses secara profesional. Namun, pihaknya juga terbuka untuk mengedepankan restorative justice jika kata damai telah disepakati pihak Tajudin dan Misbah.

"Prinsipnya jika sudah ada kesepakatan damai akan difasilitasi melalui mekanisme restorative justice," ucap Zulpan.

Misbah Polisikan Tajudin soal Penganiayaan

Misbah telah melaporkan Tajudin Tabri ke polisi usai disanksi push up dan diinjak oleh Tajudin. Misbah merasa telah dipermalukan atas tindakan pimpinan DPRD Depok tersebut.

"Dia kan sudah mempermalukan saya, sudah menginjak-nginjak harga diri saya. Kalau dia bisa melakukan hal seperti itu saya pun kalau ada kesempatan saya bisa membalikan,' kata Misbah saat dihubungi detikcom, Sabtu (24/9/2022).

Tindakan Tajudin kepada Misbah itu dilakukan pada Jumat (23/9) pagi. Misbah mengaku turut dimaki-maki hingga ditampar oleh Tajudin.

"Saya di situ dipermalukan di depan banyak orang, banyak warga. Banyak orang di situ sekitar 20 menit orang saya dimaki-maki dulu," katanya.

Misbah mengatakan tindakan penganiayaan dari Tajudin itu dipicu kekesalannya akibat truk yang dikemudikannya merusak portal yang dibangun oleh pihak Tajudin. Pimpinan DPRD Depok itu lalu datang dan melakukan penganiayaan.

"Dia datang itu langsung marah-marah posisi saya sedang ada di atas bak berusaha mengurangi batu nah daya langsung disuruh turun. Begitu saya turun digampar pipi sebelah kiri terus disuruh push up, terus diinjak, terus disuruh guling-guling," ungkap Misbah.

Misbah akhirnya memilih melaporkan Tajudin ke Polres Metro Depok pada Jumat (23/9) sore. Tajudin dilaporkan atas tindakan penganiayaan.

Tajudin harap bisa damai usai dipolisikan. Simak di halaman berikutnya:

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT