ADVERTISEMENT

Sempat Disidak Anies, Ternyata Ini Penyebab Kemacetan di Fatmawati Jaksel

Mulia Budi - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 21:24 WIB
Kemacetan di Fatmawati Jaksel
Foto: Kemacetan di Fatmawati Jaksel (Mulia/detik)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan sidak meninjau kemacetan di perempatan Fatmawati, Jakarta Selatan (Jaksel) kemarin. Anies ingin menjadikan perempatan Fatmawati sebagai contoh kawasan yang mesti dilakukan perbaikan.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (23/9/2022), pukul 20.28 WIB lalu lintas di perempatan Fatmawati terpantau macet. Terjadi penumpukan kendaraan di depan gedung bank Capital menuju arah RS Fatmawati saat lampu merah.

Penumpukan kendaraan itu terjadi lantaran kendaraan yang menuju arah RS Fatmawati berhenti hingga ke pinggir bahu jalan. Hal itu menyebabkan kendaraan yang ingin belok menuju arah KP Rambutan, PS Rebo dan Ragunan tak bisa melintas.

Adu klakson antar pengendara yang tidak bisa melaju untuk belok ke arah KP Rambutan terjadi lantaran jalanan terhalang kendaraan lain. Para pemotor pun kemudian maju dan memberikan ruang bagi kendaraan yang ingin berbelok setelah kendaraan lain membunyikan klaksonnya.

Kemacetan di perempatan Fatmawati tepatnya di depan gedung bank Capital tampak terurai saat lampu hijau. Kendaraan tampak melintas menuju arah RS Fatmawati dan belok ke arah KP Rambutan dengan lancar saat lampu lalu lintas berwarna hijau.

Anies Sidak Penyempitan Jalur dan Parkir Jadi Biang Macet

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Perempatan Fatmawati di Jakarta Selatan (Jaksel). Anies membeberkan sejumlah temuan, salah satunya terkait biang kemacetan di kawasan tersebut.

Dalam foto-foto yang diterima detikcom, Anies didampingi Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo, Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho, serta Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin. Kondisi lalu lintas di Fatmawati tergambar ramai oleh kendaraan.

Anies menyebut ini merupakan kegiatan rutin peninjauan ke lapangan. Anies menemukan sejumlah jalan tak memiliki lebar yang konsisten.

"Ini kegiatan yang biasa kita lakukan mengecek di lapangan. Jadi kita terus menerus mereview hal-hal yang harus diperbaiki. Tadi kita review tentang lebar jalan tak konsisten. Itu dikerjakan di banyak tempat, ini salah satu contoh yang kita periksa," kata Anies kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

Di samping itu, Anies juga menemukan bangunan hingga tempat parkir yang mengambil jalanan umum. Hal ini, kata dia, menimbulkan kemacetan yang semestinya tak terjadi.

"Ada beberapa kawasan setelah ada perubahan yang berjalan pelan-pelan sekali berjalannya, sedikit demi sedikit bangunan-bangunan tempat parkir mengambil jalan umum, sehingga muncul kemacetan tidak perlu," jelasnya.

Eks Mendikbud itu menerangkan pihaknya memulai sidak sejak sore. Karena itu, temuan ini tak hanya didapati dari perempatan Fatmawati semata.

"Sebenarnya ini bukan hanya tempat ini, tapi banyak tempat. Tetapi kita lihat, satu tempat ini untuk dijadikan contoh nanti akan dilakukan perbaikan masalah serupa di berbagai wilayah di Jakarta," ucapnya.

Kendati begitu, Anies menjadikan Perempatan Fatmawati sebagai contoh kawasan yang mesti dilakukan perbaikan. Pasalnya, kawasan ini kerap terjadi kemacetan karena adanya penyempitan jalur atau bottleneck.

"Jadi kita menggunakan ini sebagai contoh bagaimana sebuah perempatan misalnya, itu satu jalan bisa 4 mobil, begitu melewati perempatan berubah jadi 3 mobil. otomatis terjadi bottleneck, terjadi kemacetan," tandasnya.

(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT