Modus Hasnaeni 'Wanita Emas' Pura-pura Sakit Sebelum Dijemput Jaksa

ADVERTISEMENT

Modus Hasnaeni 'Wanita Emas' Pura-pura Sakit Sebelum Dijemput Jaksa

Silvia Ng - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 20:01 WIB
Hasnaeni alias wanita emas ditahan Kejagung
Wanita emas dijemput paksa. (dok. Kejagung)

Kasus Wanita Emas

Diketahui, dalam kasus dugaan penyalahgunaan dana PT Waskita Beton Precast (WBP) pada 2016-2020 ini, Kejagung telah menetapkan total tujuh orang tersangka, yakni:

1. Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast Tbk periode 2016-2020, Agus Wantoro
2. General Manager Pemasaran PT Waskita Beton Precast Tbk periode 2016-Agustus 2020, Agus Prihatmono
3. Staf Ahli Pemasaran (expert) PT Waskita Beton Precast, Benny Prastowo
4. Pensiunan Karyawan PT Waskita Beton Precast Tbk, Anugrianto
5. Direktur Utama PT Misi Mulia Metrical, Hasnaeni
6. Pensiunan Karyawan BUMN PT Waskita Beton Precast, KJH
7. Mantan Direktur Utama PT Waskita Beton Precast, Jarot Subana

Dalam kasus ini, JS tidak ditahan Kejagung karena telah menjalani pidana di Lapas Sukamiskin karena terjerat dalam kasus korupsi yang diusut KPK terkait pelaksanaan subkontrak fiktif pada proyek yang dikerjakan PT Waskita Karya.

Kuntadi mengatakan Hasnaeni atau 'wanita emas' yang merupakan Direktur PT Misi Mulia Metrical (PT MMM) diketahui menawarkan pekerjaan ke PT Waskita Beton Precast dengan dalih terlibat pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak senilai Rp 341.692.728.000. Hasnaeni menawarkan pekerjaan kepada PT Waskita Beton Precast dengan syarat PT Waskita yang menyetorkan sejumlah uang kepada PT Misi Mulia Metrical.

Dirdik Jampidsus Kejagung Kuntadi mengatakan, demi mendapatkan proyek pekerjaan itu, PT WBP menyanggupi permintaan Hasnaeni. PT WBP melalui general manager-nya berinisial HJ, yang juga ditetapkan tersangka, menyetor Rp 16,8 triliun ke PT MMM. Uang itu kemudian digunakan untuk kepentingan pribadi Hasnaeni.


(rdp/rdp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT