ADVERTISEMENT

Polda Metro Kerahkan 'Pasukan Asmaul Husna' demi Jaga Aksi 2309

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 18:30 WIB
Pasukan Asmaul Husna dan Basmalah dikerahkan kawal Aksi 2309 di Patung Kuda
Foto: Pasukan Asmaul Husna dan Basmalah dikerahkan kawal Aksi 2309 di Patung Kuda (Foto: dok. Polda Metro Jaya)
Jakarta -

Ada hal menarik dari pengamanan demo menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Jakarta. Tidak hanya pasukan pengamanan yang dikerahkan, Polda Metro Jaya juga menurunkan petugas yang secara khusus melantunkan pujian kepada Tuhan.

Petugas itu disebut 'Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna'. Pasukan itu secara khusus diminta oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran untuk dihadirkan di lokasi demo.

Pasukan 'Basmalah dan Asmaul Husna' mulai rutin diterjunkan sejak Kamis (22/9). Keberadaan pasukan itu diharapkan mampu membuat kondisi sejuk di tengah hiruk pikuk aksi demonstrasi.

"Mereka bertugas menebarkan kasih sayang kepada pendemo. Selama aksi berlangsung pasukan ini akan terus senantiasa melantunkan Asma-Asma Allah dan bait-bait doa yang menyejukkan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam keterangannya, Jumat (23/9/2022).

Lantunan pujian kepada Sang Pencipta ini diharapkan menjadi doa bagi jalannya unjuk rasa dan para peserta aksi demo yang berada di lokasi.

"Semoga lantunan doa kami diijabah oleh Allah agar pendemo pulang dengan selamat dan tidak ada anarkisme aksi selama unjuk rasa," ungkap Fadil.

Keberadaan Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna ini juga diharapkan mampu menjaga emosi para peserta aksi dan petugas keamanan di lokasi. Fadil juga menyebut keberadaan pasukan itu sebagai bentuk lain dari pelayanan yang diberikan kepolisian dalam mengamankan demonstrasi.

"Secara tersirat petugas kepolisian berusaha memberikan pelayanan, ketertiban dan keamanan yang selaras dengan sifat-sifat Allah. Yakni penuh kasih dan sayang kepada massa aksi," tutur Fadil.

"Kami disumpah oleh negara untuk menjaga ketertiban dan keamanan. Bukan hanya bagi para pendemo, tetapi seluruh masyarakat. Memberi kenyamanan dan keamanan di lingkungan masyarakat," tambahnya.

Lebih lanjut Fadil mengatakan keberadaan Pasukan Basmalah dan Asmaul Husna dianggap efektif menjaga jalannya demonstrasi. Hingga hari ini demo menolak kenaikan harga BBM di Jakarta terpantau kondusif.

"Upaya pasukan Basmalah dan Asmaul Husna sangat efektif. Tidak ada tindakan represif sedikitpun selama aksi. Terima kasih atas kerja sama seluruh petugas dan teman-teman pendemo," pungkas Fadil.

Simak juga video 'Meski Jokowi di Bogor, Kasetpres Pastikan Aspirasi Pedemo Ditampung':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT