ADVERTISEMENT

Motif Pembacokan Mantan Pacar di Jaksel: Pelaku Kesal Diancam Foto Vulgar

Yogi Ernes, Brigitta Belia - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 18:07 WIB
Polisi menangkap 4 pelaku pembacokan pria di Jaksel yang diotaki mantan pacar korban
Polisi menangkap 4 pelaku pembacokan pria di Jaksel yang diotaki mantan pacar korban. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polisi menangkap perempuan berinisial AB (21) selaku otak pembacokan kepada mantan pacarnya, pria berinisial EYW (28), di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. AB beralasan membacok korban lantaran diancam foto vulgarnya akan disebarkan.

Dalam kasus AB, korban EYW rupanya mengetahui adanya video porno dari mantan pacarnya tersebut. EYW lalu mengancam akan menyebarkan video porno itu ke media sosial.

"Korban punya permasalahan dengan perempuan mantan pacarnya itu, yaitu masalah foto yang diancam untuk disebarkan," Kanit 2 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Maulana Mukarom kepada wartawan, Jumat (23/9/2022).

EYW kesal. Ia lalu merencanakan 'memberi pelajaran' kepada korban dengan menyuruh orang untuk membacoknya.

"Informasinya korban memiliki foto vulgar si perempuan (AB), lalu cekcok, perempuan itu minta (foto) dihapus," katanya.

"Lalu perempuan AB mengatur pertemuan dengan korban. Setelah itu eksekutor langsung membacok korban," tambahnya.

Mantan Pacar Tersangka Ikut Terlibat

Maulana sebelumnya menjelaskan ide tindakan pembacokan dari AB ini berawal saat pelaku cekcok dan diancam oleh korban EYW.

"Jadi korban ini ada masalah dengan si perempuan. Masalahnya apa ini yang kita dalami. Si perempuan ngadu ke tersangka (AMK) 'gua diteken-teken, gua diancam-ancam' kira-kira seperti itu," katanya.

AB lalu bercerita ancaman korban itu kepada mantan pacarnya yang lain berinisial AMK (20). Bak gayung bersambut, AMK bersedia membantu AB untuk menganiaya korban.

"Tersangka inisial AM pun ada menyimpan dendam kepada korban. Mereka akhirnya sama-sama menyusun rangkaian rencana tindakan penganiayaan tersebut," katanya.

Pembacokan kepada korban terjadi pada Kamis (4/8). Awalnya AB meminta bertemu dengan korban dengan dalih untuk menyelesaikan masalah.

EYW tanpa curiga datang ke lokasi yang telah disepakatinya dengan AB. Belum bertemu dengan AB, EYW lalu diserang secara sadis oleh dua pelaku eksekutor inisial AMK dan NP.

"Pas korban datang korban belum sampai ke titik pertemuan pelaku langsung kabur dan eksekutor langsung hajar secara membabi buta," tutur Maulana.

Lihat juga video 'Gegara Nyanyi 'Manis di Bibir', Pria di Tasik Dibacok Temannya':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT