ADVERTISEMENT

Kemasan Menarik bagi Konsumen Jadi Kunci Produk UMKM Laris Manis

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 15:38 WIB
Talkshow Pahlawan Digital UMKM bertajuk
Foto: Talkshow Pahlawan Digital UMKM bertajuk
Jakarta -

Kemasan kerap disebut sebagai silent salesman yang bisa meningkatkan penjualan suatu produk. Oleh karena itu, pelaku usaha diminta berupaya membuat kemasan yang menarik dan mengesankan bagi konsumen.

Dalam talkshow Pahlawan Digital UMKM bertajuk "Kemasan Manis Jadi Penglaris", dibagikan tips agar produk UMKM bisa laris manis. Tips itu salah satunya dibagikan oleh Sr Public Policy and Government Relations (PPGR) Tokopedia, Awe Tsamma.

Awe mengungkapkan kemasan yang baik tetapi tidak berlebihan bisa meningkatkan nilai produk dan penjualan. Tidak berlebihan artinya kemasan sebisa mungkin harus ramah lingkungan. Sebab, menurut dia, saat ini konsumen sudah semakin sadar soal pentingnya menjaga lingkungan.

"Untuk barang sensitif (fragile), tidak apa-apa menggunakan bubble wrap, tapi jangan berlebihan. Jadi packaging itu membuat barang yang dikirim aman, tetapi tidak terlalu banyak waste materials," kata Awe dalam talkshow yang disiarkan melalui kanal YouTube Kementerian Koperasi dan UKM, Kamis (22/9/2022).

Tonjolkan Kemasan Menarik di E-Commerce

Awe juga memberikan tiga bagi pelaku UMKM yang akan memasarkan produknya di e-commerce, khususnya di Tokopedia. Pertama, pastikan nama produk ditulis dengan benar sesuai produk tersebut, sebab konsumen akan mencari produk melalui kolom pencarian. Kedua, manfaatkanlah fitur sejumlah foto untuk menampilkan produk dan kemasan yang menarik minat konsumen.

"Tokopedia memfasilitasi bisa lima foto, jadi jangan cuma tampilkan satu foto. Maksimalkan yang sudah disediakan Tokopedia untuk memperkuat pesan dari brand," kata Awe.

Tips ketiga, kata Awe, pelaku UMKM harus menjelaskan produk yang dijual dalam fitur 'deskripsi produk' dengan detail, sesuai identitas produk tersebut.

"UMKM pemula banyak sekali yang tidak memperhatikan deskripsi produk. Padahal, bagaimana pelaku UMKM menyampaikan value produk itu kan melalui deskripsi," ujar Awe.

Kemasan Ramah Lingkungan

Sementara, founder merek fashion lokal THENBLANK, Mutiara Kamila mengatakan, produknya saat ini menggunakan kantong belanja yang terbuat dari singkong (cassava bag) untuk mengemas produk THENBLANK agar lebih menarik.

Timnya juga membuat konten untuk menjelaskan keunggulan cassava bag yang ramah lingkungan, yakni bisa hancur saat dilarutkan dalam air panas.

"Ketika dapat cassava bag, customer ambil air panas, dilarutkan, dan ternyata benar cassava bag-nya hancur. Akhirnya mereka buat story (di media sosial), disebarluaskan. Jadi mereka punya experience juga. Ini menunjukkan betapa powerful-nya packaging, bisa kasih value lebih buat brand," ujar Mutiara dalam talkshow yang sama.

Lihat juga video 'Komunitas UMKM Pati Sulap Limbah Alam Jadi Hiasan Payung':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT