ADVERTISEMENT

Brigjen Hendra Pakai Jet Pribadi ke Jambi Akan Dibuktikan di Sidang Etik

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Jumat, 23 Sep 2022 14:13 WIB
Majelis sidang banding etik memutuskan menolak permohonan banding pemecatan Irjen Ferdy Sambo. Artinya, Ferdy Sambo tetap dipecat dari Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Indonesia Police Watch (IPW) menyoroti soal adanya dua orang sipil yang menyediakan pesawat jet pribadi (private jet) ke Brigjen Hendra Kurniawan saat mengunjungi kediaman keluarga Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) di Jambi. Polri mengatakan bahwa hal tersebut nantinya akan dibuktikan di persidangan kode etik.

"Kemarin sudah saya sampaikan itu bagian dari pemeriksaan sidang kode etik," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jumat (23/9/2022).

Dedi mengatakan pihaknya akan menyampaikan hasil sidang etik Brigjen Hendra termasuk soal penggunaan private jet tersebut. Diketahui, Polri menjadwalkan sidang ini pada pekan depan.

"Nanti biar selesai proses sidang kode etik nanti disampaikan hasilnya," katanya.

Tudingan IPW

IPW meminta tim khusus Polri untuk mengusut soal private jet yang digunakan Brigjen Hendra Kurniawan saat menemui keluarga Brigadir Yosua di Jambi. IPW juga meminta Polri untuk mengusut pemilik private jet tersebut.

"IPW meminta tim khusus Polri menjelaskan keterlibatan 2 orang sipil dalam kasus Sambo Konsorsium 303. Sekaligus membongkar peranannya, menyusul terungkapnya pemakaian private jet oleh Brigjen Pol Hendra Kurniawan dalam kaitan temuan uang Rp 155 triliun oleh PPATK dari judi online," ujar Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam siaran pers kepada wartawan, Senin (19/7).

Brigjen Hendra Kurniawan, eks Karopaminal Divisi Propam Polri diperintah Ferdy Sambo yang saat itu menjabat sebagai Kadiv Propam Polri, untuk pergi ke Jambi. Brigjen Hendra diminta Ferdy Sambo menemui keluarga Brigadir Yosua untuk menjelaskan kematian ajudannya itu.

Brigjen Hendra kemudian berangkat ke Jambi menggunakan private jet--yang menurut pengacara Kamaruddin Simanjuntak--adalah milik mafia judi. Brigjen Hendra diketahui berangkat ke Jambi bersama Kombes Agus Nurpatria, Kombes Susanto, AKP Rifazal Samual Bripd Fernanda, Briptu Sigit, Briptu Putu dan Briptu Mika.

"Oleh karenanya, IPW mencium aroma amis keterlibatan dua orang sipil dalam kasus Sambo dan Konsorsium 303," kata Sugeng.

Simak juga video 'Sidang Etik Brigjen Hendra Ditunda gegara Saksi Kunci Sakit Parah!':

[Gambas:Video 20detik]



(azh/jbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT