ADVERTISEMENT

MRT Jelaskan soal Gangguan hingga Listrik Gerbong Padam

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 20:28 WIB
Sejumlah penumpang beraktivitas di Halte CSW, Jakarta, Kamis (11/8/2022). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi menetapkan besaran maksimal tarif integrasi transportasi MRT-LRT-TransJakarta sebesar Rp 10 ribu. Kebijakan tarif integrasi tiga mode transportasi itu diberlakukan mulai hari ini.
Ilustrasi MRT (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

PT MRT Jakarta menjelaskan soal gangguan operasional yang berujung padamnya listrik gerbong kereta. MRT menyampaikan, peristiwa itu terjadi kemarin malam.

"Berkaitan dengan terganggunya perjalanan Ratangga 9 ID.1807 (nama MRT-red) pada Rabu, 21 September pukul 20.41 WIB," kata Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta Rendi Alhial dalam keterangan tertulis, Kamis (22/9/2022).

Rendi mengatakan kereta berhenti ketika berada di jalur bawah tanah antara Stasiun Bendungan Hilir dan Stasiun Istora Mandiri. Kereta saat itu dalam perjalanan menuju Stasiun Istora Mandiri.

"Gangguan juga berdampak pada jadwal perjalanan Ratangga ID.2007, yang berada di belakang Ratangga ID.1807," jelasnya.

Lebih, lanjut Rendi menyampaikan tim MRT Jakarta langsung melakukan upaya penanganan. Penanganan gangguan terhadap Ratangga 9 dapat ditangani selama 8 menit.

"Pada pukul 20.49 WIB, Ratangga 9 ID.1807 kembali beroperasi normal dan layanan MRT Jakarta seluruhnya kembali normal," ujarnya.

Saat ini, tim MRT Jakarta tengah menyelidiki penyebab terjadinya gangguan sehingga diharapkan ke depan dapat melakukan tindakan dan langkah mitigasi agar peristiwa serupa tak terulang lagi.

"PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat pengguna layanan MRT Jakarta atas ketidaknyamanan yang diakibatkan dari adanya gangguan yang terjadi kemarin. PT MRT Jakarta (Perseroda) senantiasa berkomitmen untuk menempatkan aspek keamanan dan keselamatan penumpang sebagai prioritas utama kami," tandasnya.

Seperti diketahui, video suasana gelap di dalam gerbong kereta MRT beredar di media sosial (medsos). Sejumlah penumpang tampak menyalakan senter dari ponselnya.

Dari video yang beredar, suasana di dalam gerbong benar-benar gelap jika senter dari ponsel para penumpang tersebut dimatikan. Dari video itu juga terlihat kereta MRT tidak bergerak.

Suasana di dalam MRT, tampak para penumpang duduk di bangku-bangku penumpang. Mereka terlihat tetap tenang.

(taa/aud)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT