Kejagung Geledah 6 Lokasi Terkait Kasus Korupsi Impor Garam Industri

ADVERTISEMENT

Kejagung Geledah 6 Lokasi Terkait Kasus Korupsi Impor Garam Industri

Silvia Ng - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 19:26 WIB
Kejagung Geledah 6 Lokasi Terkait Kasus Korupsi Import Garam Industri
Kejagung Geledah 6 Lokasi Terkait Kasus Korupsi Import Garam Industri (Foto: dok. Kejagung)
Jakarta -

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi kasus impor garam industri pada 2016-2022. Dari hasil penggeledahan, Kejagung menemukan adanya indikasi penyalahgunaan impor garam industri tersebut.

"Jadi kemarin pada tanggal 20 kita lakukan penggeledahan di 3 tempat, 2 di Surabaya dan di Cirebon 1. Dan tanggal 21 geledah di Bandung Barat, dan hari ini kita geledah 2 tempat di Sukabumi," kata Dirdik Jampidsus Kejagung Kuntadi, Kamis (22/9/2022).

Berikut ini sejumlah tempat yang digeledah, di antaranya:

1. Pada tanggal 20 September, Jam Pidsus melakukan penggeledahan terhadap kantor dan pabrik Firma Sariguna, di Jalan Kalianak Barat, Asem Rowo, Surabaya.

Berdasarkan penggeledahan, dilakukan penyitaan terhadap 240 sak garam halur super (garam industri) yang per saknya berisi 25 kilogram. Selanjutnya, terhadap barang berupa 240 (dua ratus empat puluh) sak (1 sak berisi 25 kg) garam halus super (garam industri) garam impor dilakukan penitipan di gudang Firma Sariguna.

2. Pada tanggal 20 September, Jam Pidsus melakukan penggeledahan gudang dan kantor CV Usaha Baru, di Jalan Ikan Kerapu, Kerembangan, Surabaya. Berdasarkan penggeledahan, dilakukan penyitaan terhadap 41 dokumen pembelian garam dan penjualan garam industri, 2 kilogram sampel garam industri, dan 686 garam impor halus di gudang CV. Usaha Baru.

3. Pada tanggal 20 September, Jam Pidsus melakukan penggeledahan di Kantor dan Gudang PT NGC, Kabupaten Cirebon.

4. Pada tanggal 21 September, Jam Pidsus menggeledah gudang saudara O, di Kabupaten Bandung Barat.

5. Pada tanggal 22 September, Jam Pidsus menggeledah kantor dan pabrik PT GSB, Kota Sukabumi.

6. Pada tanggal 22 September, Jam Pidsus menggeledah kantor dan pabrik CV MSGB, Kota Sukabumi.

Hingga kini, tim penyidik telah memeriksa 53 orang saksi dan satu orang ahli terkait kasus ini. Dari hasil penggeledahan di sejumlah lokasi itu, Kejagung menemukan sejumlah dokumen dan bukti-bukti.

"Jadi dari hasil penggeledahan itu kita semakin yakin bahwa benar telah terjadi penyalahgunaan fasilitas impor garam industri yang kemudian tidak dijual ke tempat untuk kepentingan aneka makan sebagaimana mestinya," kata dalam keterangannya, Kamis (22/9).

"Tapi justru masuk ke pasar konsumsi umum. Nah ini yang tentu saja berdampak, pada industri garam lokal yang tidak bisa bersaing dengan industri garam impor," sambungnya.

Simak baca halaman selanjutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT