Hari Bahari Nasional, Cek Waktu Peringatan dan Serba-serbinya

ADVERTISEMENT

Hari Bahari Nasional, Cek Waktu Peringatan dan Serba-serbinya

Kanya Anindita Mutiarasari - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 17:36 WIB
Hari Bahari Nasional bersamaan dengan Hari Maritim Nasional pada tanggal 23 September. Peringatan tersebut adalah upaya pelestarian laut di Indonesia.
Laut Indonesia (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta -

Hari Bahari Nasional bersamaan dengan Hari Maritim Nasional yang diperingati pada tanggal 23 September. Peringatan tersebut adalah upaya pelestarian laut-laut yang ada di Indonesia.

Lantas, bagaimana sejarah penetapan Hari Bahari Nasional? Simak serba-serbi hari nasional tersebut berikut ini.

Kapan Hari Bahari Nasional?

Hari Bahari Nasional adalah peringatan nasional setiap tahun di bulan September. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves) menetapkan Hari Maritim Nasional dan Hari Bahari Nasional pada tanggal 23 September, bukan tanggal 21 Agustus.

Keputusan itu tercantum dalam Surat Keputusan Nomor 249 tahun 1963 tentang Hari Maritim yang diterbitkan oleh Presiden Soekarno.

Hari Bahari Nasional bersamaan dengan Hari Maritim Nasional pada tanggal 23 September. Peringatan tersebut adalah upaya pelestarian laut di Indonesia.Hari Bahari Nasional bersamaan dengan Hari Maritim Nasional pada tanggal 23 September. Peringatan tersebut adalah upaya pelestarian laut di Indonesia. (Foto: ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)

Apa Bedanya Bahari dengan Maritim?

Hari Bahari Nasional bersamaan dengan Hari Maritim Nasional karena keduanya memiliki arti yang serupa. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Bahari artinya mengenai laut, kelautan. Kemudian, makna Maritim adalah berkenaan dengan laut; berhubungan dengan pelayaran dan perdagangan di laut.

Sejarah Hari Bahari Nasional

Peringatan Hari Bahari Nasional sama dengan Hari Maritim Nasional, yaitu 23 September. Hari Bahari atau Hari Maritim berawal dari peresmian Angkatan Laut oleh Presiden Soekarno pada tahun 1953.

Kemudian, pada tahun 1957, Soekarno mengumumkan Deklarasi Djuanda. Isinya menyatakan kepada dunia bahwa laut Indonesia meliputi laut sekitar, di antara, dan di dalam Kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI.

Berikut poin-poin Deklarasi Djuanda, di antaranya:

  • Indonesia menyatakan sebagai negara kepulauan yang memiliki corak tersendiri
  • Sejak dahulu kala, kepulauan nusantara sudah satu kesatuan
  • Ketentuan ordonasi 1939 tentang Ordonasi dapat memecah belah kesatuan Indonesia.

Adapun tujuan pengumuman Deklarasi Djuanda adalah:

  • Mewujudkan bentuk wilayah NKRI yang utuh dan berdaulat
  • Menentukan batas-batas wilayah NKRI, sesuai dengan azas negara kepulauan
  • Mengatur lalu lintas damai pelayaran yang lebih menjamin keamanan dan keselamatan NKRI.

Kemudian, setelah Musyawarah Nasional (Munas) Maritim I tahun 1963, Presiden Soekarno menetapkan tanggal peringatan Hari Maritim Nasional pada 23 September 1963 di Tugu Tani.

Pada tahun 1964 setelah Munas Maritim 1, Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 249/1964 yang menetapkan Hari Maritim Nasional atau Hari Bahari Nasional pada tanggal 23 September.

(kny/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT