Isu Politik Terkini: Tabloid Anies di Masjid, Baliho 'Jegal' Prabowo Beredar

ADVERTISEMENT

Isu Politik Terkini: Tabloid Anies di Masjid, Baliho 'Jegal' Prabowo Beredar

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 13:06 WIB
Isu Politik Terkini: Tabloid Anies di Masjid, Baliho Jegal Prabowo Beredar
Foto: Baliho yang dianggap upaya jegal Prabowo di Aceh (Agus Setiyadi/detikcom)

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menyebut pihaknya mendapat laporan ada upaya menjegal Prabowo Subianto untuk maju sebagai capres di 2024. Dasco menyebut penjegalan itu muncul lewat baliho-baliho di daerah.

"Pak Prabowo juga mau dijegal. Itu sekarang baliho di seluruh daerah masif, tapi balihonya membuat rating Pak Prabowo turun kok itu. Banyak," kata Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).

Dasco tak menjelaskan detail isi dan konten baliho yang dinilai menjatuhkan citra Prabowo itu. Menurutnya, baliho itu tersebar di daerah-daerah yang menjadi lumbung suara Prabowo di Pilpres 2019, di antaranya Sumatera Barat (Sumbar), Aceh, Kalimantan Selatan, dan Madura.

"Itu di daerah yang pemilih Pak Prabowo cukup tinggi di Sumbar, di Aceh, di Madura, itu masif," ucapnya.

Wakil Ketua DPR itu mengaku pihaknya sudah mengetahui keberadaan baliho-baliho penjegalan Prabowo tersebut. Saat ditanya apakah upaya penjegalan itu datang dari sesama parpol atau ormas, Dasco enggan membeberkannya.

Sebenarnya, apa isi baliho yang dianggap sebagai upaya menjegal Prabowo maju di Pilpres 2024 itu?

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur (Jatim) Anwar Sadad mengungkap isi baliho yang dianggap upaya menjegal Prabowo nyapres. Sadad mengatakan baliho-baliho itu tersebar di Bangkalan, Sampang, Pamekasa dan Sumsenep. Baliho-baliho itutersebut telah dicopot kader Gerindra.

"Sudah kami copot sejak beberapa hari lalu," kata Sadad dilansir dari detikJatim.

Sadad mengatakan baliho itu berisi foto di Prabowo sedang berjalan bersama Presiden RI Joko Widodo dengan komposisi Prabowo di kanan, Jokowi di kiri. Terdapat juga slogan 'Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat'.

Dia mengatakan baliho itu didominasi warna hijau dan putih. Ada juga sebuah kutipan dari Prabowo dengan pose sedang hormat 'Kepemimpinan Pak Jokowi efektif. Saya mengakui itu & hormat'.

Gus Sadad menyebut ada kemungkinan baliho tersebut dipermasalahkan masyarakat atau kader. Sebab, foto Presiden Jokowi dipersepsikan akan maju lagi di Pilpres 2024 sebagai cawapres.

Gerindra Aceh juga menyebut ada baliho yang dianggap upaya menjegal Prabowo beredar di Aceh. Baliho itu berisi foto Prabowo bersama Jokowi.

"Dugaan sementara, dengan situasi masif seperti ini sudah dicabut lalu keesokan harinya dipasang lagi lalu ada tersebar banyak. Kalau kita anggap ada cost politik, cost-nya cukup besar, berarti ada aktor intelektual yang kita duga sedang menyusup ini," kata Sekretaris Partai Gerindra Aceh Safaruddin dilansir detikSumut, Kamis (22/9).

Safaruddin menjelaskan berdasarkan hasil pengecekan pihaknya, poster itu terpasang di hampir kabupaten/kota di Aceh. Keberadaan poster itu disebut meresahkan dan banyak kader Gerindra bertanya sumber poster serta motif pemasangannya.

Gerindra mengaku akan menempuh jalur hukum terkait baliho-baliho 'menjegal' Prabowo itu. "Kami akan serahkan ke jalur hukum," kata Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT