Hari Badak Sedunia 22 September: Sejarah, Tema dan Serba-serbi

ADVERTISEMENT

Hari Badak Sedunia 22 September: Sejarah, Tema dan Serba-serbi

Widhia Arum Wibawana - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 11:53 WIB
Hari Badak Sedunia 22 September: Sejarah, Tema dan Serba-serbi
Hari Badak Sedunia 22 September: Sejarah, Tema dan Serba-serbi | Foto: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Jakarta -

Tahukah kamu Hari Badak Sedunia? World Rhino Day atau Hari Badak Sedunia merupakan salah satu hari penting di bulan September yang diperingati seluruh dunia tentang pentingnya kelestarian lima spesies badak di dunia.

Lantas, kapan dan bagaimana sejarah Hari Badak Sedunia? Apa saja lima spesies badak yang ada di dunia itu? Untuk mengetahui lebih lanjut, simak informasinya berikut ini.

Apa itu Hari Badak Sedunia?

Hari Badak Sedunia adalah hari yang diperingati dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh dunia akan pentingnya kelestarian lima spesies badak di dunia. Badak merupakan salah satu hewan yang selama bertahun-tahun selalu menjadi target perburuan liar karena untuk diambil tanduknya yang biasanya digunakan sebagai obat tradisional maupun untuk alasan lainnya.

Oleh sebab itu, eksistensi badak pun menjadi terancam dan perlu untuk dilestarikan. Dengan diperingatinya Hari Badak Sedunia, harapannya mampu meningkatkan kesadaran seluruh dunia akan pentingnya melestarikan lima spesies badak dan menghentikan perburuan liar terhadap badak.

Kapan Hari Badak Sedunia? Hari Badak Sedunia diperingati setiap tanggal 22 September. Hari Badak Sedunia diperingati setiap tahunnya sejak tahun 2011. Untuk tahun ini, Hari Badak Sedunia 2022 adalah peringatan yang ke-11 tahun. Hari Badak Sedunia tahun 2022 jatuh pada hari ini, Kamis 22 September 2022.

Hari Badak Sedunia 22 September: Sejarah, Tema dan Serba-serbiHari Badak Sedunia 22 September: Sejarah, Tema dan Serba-serbi | Foto: wwf

Sejarah Hari Badak Sedunia

Sejarah Hari Badak Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 2011. Seperti dilansir National Today, Hari Badak Sedunia pertama kali dirayakan pada 22 September 2011, tetapi pertama kali diumumkan oleh World Wildlife South Africa, pada tahun 2010.

Butuh upaya bersama Lisa Jane Campbell dari Peternakan Chishakwe di Zimbabwe dan Rhishja Cota untuk merealisasikan penetapan peringatan Hari Badak Sedunia ini pada tahun 2011. Dengan meningkatnya tingkat perburuan spesies badak, sangat penting untuk memanggil bersama organisasi terkait, seperti pusat konservasi satwa liar, N.G.O.s, kebun binatang, dan individu yang peduli untuk mencari cara yang efektif untuk menghentikan perburuan badak dan dalam rangka melestarikan spesies badak yang terancam punah.

Badak adalah mamalia besar yang sejatinya tidak memiliki predator alami kecuali manusia. Spesies badak di seluruh dunia terancam dan berada di ambang kepunahan, dengan lebih dari 7.000 badak hilang karena perburuan liar antara tahun 2008 hingga 2017 di Afrika Selatan, yang merupakan rumah bagi lebih dari 70% populasi badak dunia. Pada 2011, spesies badak hitam Afrika bahkan telah dinyatakan punah.

Setiap hari, sekitar tiga badak dibunuh dan diburu untuk tanduk mereka. Pemburu menggunakan obat penenang untuk melemahkan badak dan memotong tanduk mereka secara tidak manusiawi. Badak kemudian dibiarkan berdarah sampai mati. Upaya anti-perburuan pun telah digagalkan, karena sebagian besar pemburu dipersenjatai dengan senjata canggih dan dibutakan dengan keserakahan.

Hari Badak Sedunia adalah suatu kesempatan sempurna bagi kita semua untuk melawan perdagangan cula badak dan melestarikannya.

Tema Hari Badak Sedunia 2022

Dalam rangka memperingati World Rhino Day atau Hari Badak Sedunia, setiap tahunnya peringatan hari ini mengangkat tema tertentu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Dilansir World Rhino Day, untuk tahun ini, tema Hari Badak Sedunia 2022 adalah "Five Rhino Species Forever" atau "Lima Spesies Badak Selamanya".

Mengutip dari CNBC-TV18, arti penting tema Hari Badak Sedunia 2022 adalah karena kelima spesies badak di dunia berada di ambng kepunahan karena pembuuran liar, perubahan iklim, dan gangguan habitat alaminya. Sehingga, penting untuk meningkatkan kesadaran di antara orang-orang mengenai kerentanan binatang ini di seluruh dunia.

Mengenal Lima Spesies Badak di Dunia

Dilansir dari World Wide Fund for Nature, ada lima spesies badak di dunia. Berikut ini lima spesies badak yang tersebar di seluruh dunia, yaitu:

  1. Badak putih di Afrika
  2. Badak hitam di Afrika
  3. Badak bercula satu di Asia
  4. Badak Jawa di Indonesia, Asia
  5. Badak Sumatera di Indonesia, Asia

Dikutip dari Instagram Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, ada dua di antara kelima spesies badak di dunia yang hidup di Indonesia, yaitu badak Sumatera dan badak Jawa.

Badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) merupakan satu-satunya badak Asia yang memiliki dua cula.

Badak jawa (Rhinoceros sondaicus) terkenal memiliki cula satu dan yang memiliki cula hanya badan jantan saja. Badak betinanya hanya memiliki cula yang kecil atau tidak memiliki cula sama sekali.

Demikian informasi tentang Hari Badak Sedunia yang diperingati pada tanggal 22 September. Semoga bermanfaat!

Simak juga 'Badak Sumatra di Ambang Kepunahan':

[Gambas:Video 20detik]



(wia/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT