NasDem Dengar KPK Mau Gelar Perkara Formula E, M Taufik Yakin Anies Aman

ADVERTISEMENT

NasDem Dengar KPK Mau Gelar Perkara Formula E, M Taufik Yakin Anies Aman

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 07:20 WIB
M Taufik dan Anies Baswedan
Anies dan M Taufik (Foto: Dok. M Taufik)
Jakarta -

Politikus senior NasDem Zulfan Lindan mendengar kabar KPK akan melakukan gelar perkara kasus dugaan korupsi Formula E Jakarta pada Jumat besok. Salah satu pendukung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, M Taufik, belum mendengar soal kabar itu.

"Belum denger sih," kata Taufi kepada wartawan, Kamis (22/9/2022).

Meski demikian, anggota DPRD DKI Jakarta itu yakin Anies Baswedan tidak terlibat dalam dugaan kasus korupsi Formula E. Menurutnya, penyelenggaraan Formula E Jakarta pada Juni 2022 lalu berjalan lancar.

"Dan insyaallah Pak Anies aman, tidak terlibat. Kan berhasil penyelenggaraannya. Semua orang bisa lihat dan jadi kebanggaan juga dalam penyelenggaraan," kata dia.

detikcom sudah menghubungi pihak KPK untuk mengkonfirmasi soal kabar akan melakukan gelar perkara kasus dugaan korupsi Formula E. Namun hingga saat ini belum mendapat respons.

Kabar Gelar Perkara Formula E

Saat ini KPK masih mengusut dugaan korupsi di penyelenggaraan Formula E Jakarta. Politikus senior Partai NasDem Zulfan Lindan mendengar kabar KPK akan melakukan gelar perkara kasus tersebut.

"Kan terdengar bahwa akan ada gelar perkara terhadap Formula E. Nah seolah-olah nanti ada gelar perkara katanya hari Jumat ini bahwa ini akan ya," kata Zulfan, Rabu (21/9/2022).

Dia mengatakan itu dalam diskusi Adu Perspektif bertema "Adakah Skenario 'Mereka' Jegal Pencapresan?" yang tayang di detikcom dengan kolaborasi bersama Total Politik.

Zulfan mengatakan hal itu saat menanggapi kekhawatiran Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut ada upaya Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasangan calon.

Menurutnya, kekhawatiran SBY itu ada kaitannya dengan Formula E Jakarta yang digelar di pengujung masa jabatan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Zulfan mengatakan Anies Baswedan adalah salah satu calon presiden dengan elektabilitas tinggi. Dia menilai atas dasar itu muncullah kekhawatiran SBY sehingga berkata bahwa ada upaya Pilpres 2024 hanya diikuti oleh dua paslon.

Sebelumnya, Demokrat juga menyebut ada invisible hand yang berupaya menjegal Anies untuk maju sebagai capres pada Pilpres 2024. Namun Zulfan tidak mau berprasangka bahwa proses hukum ini bermuatan politis.

"Kita nggak tahu apakah Anies ini menjadi tersangka ataupun tidak menjadi tersangka, kan gitu," jelas dia.

"Tapi kalau ini menuduh si A, si B, merekayasa untuk kejadian ini, nah saya kira itu kurang tepat," imbuhnya.

Simak Video 'Adakah Skenario 'Mereka' Jegal Pencapresan?':

[Gambas:Video 20detik]




(lir/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT