ADVERTISEMENT

Tawaran KPK Setop Perkara Dirasa Sulit bagi Gubernur Papua

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 22 Sep 2022 06:20 WIB
Gubernur Papua Lukas Enembe (Wilpret-detik)
Foto: Gubernur Papua Lukas Enembe (Wilpret-detik)
Jakarta -

KPK memberikan tawaran menarik kepada Gubernur Papua Lukas Enembe yang telah menjadi tersangka demi mendapatkan keterangan dari yang bersangkutan. Namun tawaran KPK itu dirasa sulit bagi Lukas Enembe.

Tawaran menarik itu disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat jumpa pers, Senin (19/9/2022). Alex menawarkan penghentian kasus asalkan Lukas bisa membuktikan dari mana sumber uang ratusan miliar rupiah yang ditemukan PPATK dalam transaksinya.

"KPK, berdasarkan UU yang baru ini, bisa menghentikan penyidikan dan menerbitkan SP3 kalau nanti dalam proses penyidikan Pak Lukas bisa membuktikan dari mana sumber uang yang puluhan, ratusan miliar, tersebut," kata Alexander Marwata.

Alex pun mencontohkan sumber uang itu seperti dari tambang emas. Dia mengimbau Lukas Enembe untuk memberikan klarifikasi.

"Misal Pak Lukas punya usaha tambang emas, ya sudah, pasti nanti kami akan hentikan, tapi mohon itu diklarifikasi, penuhi undangan KPK, panggilan KPK untuk diperiksa," imbuhnya.

Alex mengatakan KPK akan mengirim surat panggilan untuk Lukas. KPK berharap Lukas dan tim pengacaranya kooperatif.

"Kami akan melakukan pemanggilan kembali. Mohon nanti Pak Lukas dan penasihat hukumnya untuk hadir di KPK. Ataupun kalau misalnya Pak Lukas ingin diperiksa di Jayapura, kami juga mohon kerja samanya agar juga masyarakat ditenangkan. Kami akan melakukan pemeriksaan secara profesional. Kami menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah," katanya.

Mengenai transaksi Lukas Enembe yang diminta penjelasan oleh KPK itu sebelumnya diungkap Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). PPATK menemukan transaksi setoran tunai kasino judi menyangkut Lukas Enembe.

"Sejak 2017 sampai hari ini, PPATK sudah menyampaikan hasil analisis, 12 hasil analisis kepada KPK," kata Ketua PPATK Ivan saat jumpa pers di Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin (19/9).

Simak selengkapnya pada halaman berikut.

Saksikan Video 'Kala Papua Memanas Usai Lukas Enembe Jadi Tersangka Korupsi':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT