ADVERTISEMENT

Jokowi Belum Terima Usulan Nama Pj Gubernur DKI Pengganti Anies Baswedan

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 20 Sep 2022 10:24 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan belum menerima berkas usulan Penjabat Gubernur DKI yang akan menggantikan Gubernur Anies Baswedan. Jokowi mengatakan berkas tersebut baru sampai di Mendagri Tito Karnavian.

"Belum sampai ke saya, mungkin baru sampai ke Mendagri," kata Jokowi dalam keterangan pers di akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/9/2022).

Jokowi mengatakan banyak kriteria yang dipertimbangkan dalam menentukan Pj Gubernur. Namun dia enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.

"Saya kira kriteria banyak sekali, nanti saja," ujar Jokowi.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi telah menyerahkan tiga nama calon Pj Gubernur pengganti Anies Baswedan kepada Kemendagri. Ketiga nama itu akan dibahas dalam sidang tim penilai akhir (TPA) untuk menentukan Pj Gubernur DKI Jakarta.

"Saya menyerahkan berkas yang kemarin sudah saya bahas tiga nama itu hari ini sudah diterima, ini tanda terimanya. Saya jelaskan, saya serahkan untuk ditindaklanjuti," kata Prasetyo di kantor Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (14/9).

Prasetyo menuturkan berkas itu diterima langsung oleh Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro. Selanjutnya akan diteruskan kepada Mendagri Tito Karnavian.

"Pak Sekjen menyerahkan kepada Pak Mendagri Mendagri karena (saat ini) Mendagri sedang ada rapat keluar ya, tinggal urusan Pak Mendagri ke Pak Presiden," ujarnya.

Staf Khusus Mendagri, Kastorius Sinaga, menjelaskan pihaknya akan melakukan verifikasi terlebih dahulu terhadap ketiga nama kandidat Pj Gubernur usulan DPRD. Setelah itu, nama-nama tersebut bersama nama usulan Kemendagri akan dibawa ke dalam Sidang TPA yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo bersama lembaga terkait.

"Kita tampung karena mekanismenya nanti ini akan semuanya diverifikasi dahulu persyaratan formilnya, administrasinya, lalu nanti akan dibawakan Bapak Mendagri diusulkan ke Presiden," jelasnya.

"Di mekanisme yang ada nanti, Bapak Presiden memimpin langsung pembahasan bersama lembaga atau kementerian terkait untuk diputuskan karena kewenangannya ada di Presiden," tambahnya.

Seperti diketahui, DPRD DKI Jakarta menyepakati tiga nama calon Pj Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan, yaitu Kasetpres Heru Budi, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali, serta Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri Bahtiar.

Masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta akan berakhir pada 16 Oktober 2022. Anies menyatakan dirinya akan bekerja seperti biasa hingga akhir jabatannya.

(knv/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT