Depan Kabareskrim, Bawaslu Bandingkan Penanganan Pidana dengan Polisi

ADVERTISEMENT

Depan Kabareskrim, Bawaslu Bandingkan Penanganan Pidana dengan Polisi

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 19 Sep 2022 22:51 WIB
KPK bersama Bawaslu sepakat meminta semua partai politik (parpol) mendorong para calon anggota legislatif (caleg) secara transparan soal rekam jejak.
Ketua Bawaslu, Bagja (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) membuka rapat koordinasi di Nasional Sentra Gakkumdu (Penegakan Hukum Terpadu). Bawaslu membandingkan penanganan kasus dengan kepolisian.

Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja memamerkan pencapaian Bawaslu yang mampu menyelesaikan penanganan penyidikan lebih cepat dibanding kepolisian.

"Tugas penegakan tindak pidana pemilu yang diemban sentra gakkumdu tidaklah mudah karena terbatasnya waktu penanganan kasus dan tahapan pemilu yang singkat. Saya berbicara dengan pak Kabareskrim, tidak pernah ada mungkin 14 hari penanganan penyidikan oleh polisi dan itu hanya pada tindak pidana pemilu," ujar Bagja dalam sambutannya di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022).

"Oleh sebab itu, dan pada kejaksaan, memeriksa perkara 5 hari akan terjadi suatu hal yang kadang-kadang di luar perkiraan sehingga kemudian dipersiapkan dan perlu dipersiapkan kembali kemampuan baik dari Bawaslu maupun kepolisian dan kejaksaan sehingga dapat fokus pada tugas pelaksanaan tindak pidana pemilu," sambungnya.

Sehingga tugas-tugas lain seharusnya dapat diberhentikan terlebih dulu. Dia berharap Bawaslu bersama kepolisian dan kejaksaan mampu bekerjasama dalam penanganan perkara tidak pidana pemilu.

"Sebagaimana kita ketahui, demokrasi dalam rangka sukseskan kepemimpinan nasional dan daerah telah diputuskan, pemungutan suara pada 14 Februari 2024 dan pilkada 27 November 2024," ucap Bagja.

"Pemilu serentak 2024 merupakan agenda elektoral paling besar, rumit, dan kompleks, sepanjang sejarah pemilu di Indonesia karena diadakan pemilu nasional dan pilkada untuk seluruh kabupaten/kota dan provinsi dalam satu waktu dalam satu tahun," lanjutnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, Jampidum Kejagung RI Fadil Zumhana, serta anggota Bawaslu RI lainnya.

(ain/isa)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT