Azyumardi Azra di Mata Rektor UIN Ciputat: Pembela Perempuan

ADVERTISEMENT

Azyumardi Azra di Mata Rektor UIN Ciputat: Pembela Perempuan

Mulia Budi - detikNews
Senin, 19 Sep 2022 22:18 WIB
Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra
Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra (Anggi/detikcom)
Jakarta -

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Ciputat Prof Amany Lubis mengaku turut kehilangan sosok Azyumardi Azra. Bagi Amany, Azyumardi Azra adalah tokoh pembela perempuan.

"Dan selama ini beliau menjadi tokoh di UIN Jakarta dan tokoh nasional serta tokoh dunia. Bagi saya profesor adalah pembela perempuan," kata Amany Lubis dalam sambutannya secara virtual, Senin (19/9/2022).

Amany mengatakan Azyumardi Azra banyak memberikan dukungan kepada aktivis perempuan. Menurutnya, gagasan Azyumardi Azra yang dituangkan dalam berbagai tulisan akan memperkuat status perempuan di Indonesia.

"Saya ulangi bahwa dukungannya terhadap aktivis perempuan sangat jelas. Banyak kesaksian yang saya ingat dalam 2 hari ini dan juga tulisan-tulisan yang menyatakan beliau sangat istimewa dan insyaallah terus ide-idenya itu juga akan bergulir memperkuat status perempuan di Indonesia," tuturnya.

Amany turut mengenang pertemuan terakhirnya dengan Azyumardi Azra dalam sebuah seminar internasional. Dia mengaku sempat menggoda Azyumardi Azra lantaran mengenakan blangkon dalam seminar tersebut.

"Saya juga ingat terakhir saya goda pak Azyumardi Azra dia seminar internasional virtual karena beliau pakai blangkon waktu itu seminar internasional di Fakultas Ekonomi dan Bisnis," ujarnya.

"Saya katakan 'wah Prof ganteng sekali, ada new look hari ini. Pakai blankon, subahanallah'. Ya saya ternyata tidak tahu kalau itu rupanya hari terakhir saya menyapa Prof Azra," sambungnya.

Lebih lanjut, dia mengungkap rasa kehilangannya atas kepergian Azyumardi Azra. Dia mengatakan jasa Azyumardi Azra di UIN Jakarta akan terus dikenang.

"Dan anak-anak saya ada juga yang alumni UIN Jakarta. Kami turut belasungkawa yang sedalamnya. Dan atas nama UIN Jakarta sangat kehilangan atas wafatnya almarhum. Kami akan kenang terus jasa almarhum karena tidak akan hilang dua periode menjadi rektor, satu periode menjadi direktur sekolah pasca sarjana," tuturnya.

Seperti diketahui, Azyumardi Azra meninggal dunia di rumah sakit di Malaysia, Minggu siang waktu setempat. Azyumardi berpulang setelah sempat dirawat sejak Jumat (16/9) akibat gangguan kesehatan saat melakukan kunjungan kerja ke Malaysia.

(eva/eva)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT