Pemprov DKI Ungkap Alasan Mau Ubah Nama Jalan di Kelapa Gading

ADVERTISEMENT

Pemprov DKI Ungkap Alasan Mau Ubah Nama Jalan di Kelapa Gading

Anggi Muliawati - detikNews
Senin, 19 Sep 2022 15:35 WIB
Kemacetan terjadi di kawasan Boulevard Kelapa Gading. Jalan yang menyempit imbas dari proyek tol hingga jalan rusak dan tergenang disinyalir jadi penyebab macet.
Ilustrasi Jalan Kelapa Gading (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih membahas perubahan nama sejumlah jalan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana mengungkap alasan mau mengganti nama jalan di Kelapa Gading.

"Ya pokoknya seiring dengan perkembangan kota, pelebaran jalan itu semakin banyak, nah jangan sampai, ada jalan begitu luas begitu panjang, begitu banyak yang baru, tapi belum diberi nama, kemudian perkembangan zaman juga, satu jalan yang besar sedemikian panjang ada ruas begitu banyak, ya kan, tiba-tiba jalannya masih itu saja," kata Iwan di Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2022).

Namun, Iwan tidak menjelaskan lebih rinci alasan lain soal wacana perubahan nama jalan. Dia menyebut Disbud DKI hanya bertugas mengusulkan nama tokoh untuk dijadikan nama jalan.

"(Disbud DKI mengusulkan) apakah nama tokoh yang layak untuk masuk ke dalam usulan sebuah nama jalan, itu layak atau tidak," katanya.

Sebelumnya, sejumlah nama jalan di Jakarta Utara (Jakut) dikabarkan akan berganti terbanyak berada di daerah Kecamatan Kelapa Gading. Kabar ini berawal dari beredarnya surat dengan kop Wali Kota Jakarta Utara.

Foto potongan surat dari Wali Kota Jakarta Utara itu beredar di media sosial. Potongan surat itu menampilkan rencana penamaan jalan di Provinsi DKI Jakarta. Surat bernomor e-270/PU.04.00 dan tertanggal 11 Agustus 2022 itu ditujukan kepada warga yang terdampak perubahan nama jalan.

Nama Jalan di Kelapa Gading Diganti Masih Dibahas

Pemerintah Provinsi DKI masih membahas rencana perubahan nama sejumlah jalan di kawasan Kelapa Gading. Iwan mengatakan perubahan nama jalan itu masih di ranah Pemkot.

"Oh itu bukan kewenangan (Disbud DKI) itu masih dalam pembahasan, kami cuma istilahnya pemberian nama jalan itu kan masih di ranahnya wali kota, masih pembahasan kan, ya udah itu aja," kata Iwan di Monas, Jakarta Pusat..

Iwan mengatakan Disbud DKI hanya bertugas mengusulkan nama-nama yang akan dipakai. Nantinya semua usulan itu akan dibahas dalam rapat pimpinan.

"Kebudayaan itu hanya mengusulkan nama-nama tokoh yang masuk, kiranya bisa masuk ke dalam nama jalan. Walkot itu membahas semua usulan, kemudian memberikan sosialisasi," sambungnya.

Simak juga Video: Anies Ganti Nama Jalan di Jakarta: Ini Tak Selesai di Sini

[Gambas:Video 20detik]



(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT