Surya Darmadi Minta Izin Periksa Kesehatan di RS Luar Rutan Kejagung

ADVERTISEMENT

Surya Darmadi Minta Izin Periksa Kesehatan di RS Luar Rutan Kejagung

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 19 Sep 2022 14:02 WIB
Surya Darmadi menjalani sidang perdana Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Jakarta, Kamis (8/9/2022).
Foto Surya Darmadi dan tim pengacara: (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Terdakwa kasus lahan sawit Surya Darmadi meminta izin untuk melakukan pemeriksaan kesehatan di rumah sakit di luar Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung. Surya Darmadi mengaku ingin memeriksa kondisi jantungnya.

"Kami juga seizin majelis, kami mengajukan permohonan kepada beliau ini, pemeriksaan medis, karena perlu kami informasikan sewaktu beliau diperiksa di kejaksaan juga pernah jantung, majelis, dan masuk ICU dan sekarang ni sudah waktu kami berkunjung ke rumah tahanan beliau, ini saya lihat lemah di dalam jantung," kata kuasa hukum Surya Darmadi, Juniver Girsang saat sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (19/9/2022).

"Jadi kami usulkan majelis, seizin majelis kami memohon permohonan, mohon kiranya diberi pemeriksaan secara medis EKG nya majelis, kami khawatir kondisinya saat ini karena beliau ini sudah pemasangan ring 3 ya, secara resmi kami akan ajukan suratnya hari ini majelis," sambungnya.

Hakim ketua Fahzal Hendri kemudian menanyakan apakah Surya Darmadi sudah melakukan pemeriksaan rutin oleh dokter. Surya Darmadi menjawab selama di rutan, dirinya sudah memohon untuk diperiksa kesehatan namun tidak ditanggapi.

"Pak Surya Darmadi seminggu itu ada pemeriksaan rutin oleh dokter?" tanya hakim.

"Selama ini saya di rutan, memohon, tapi tidak ditanggapi," jawab Surya Darmadi.

Jaksa penuntut umum kemudian angkat bicara. Jaksa menyebut Surya Darmadi sebelumnya dalam kondisi stabil. Bila ada sesuatu terjadi kepada terdakwa, jaksa menyebut pihaknya mempunyai fasilitas rumah sakit kejaksaan yang di dalamnya ada dokter jantung.

"Izin Yang mulia, terkait dengan kesehatan terdakwa, untuk di tahanan kami di cabang Rutan Salemba, itu ada dokter yang selalu standby dan untuk kondisi seperti tahap 2 kemarin dilakukan pemeriksaan terhadap terdakwa itu di dalam kondisi stabil cuman kalau memang ada penetapan dari Yang Mulia, yang memerintahkan kami untuk melakukan pemeriksaan kami," kata jaksa.

"Jadi begini, jadi kalau umpamanya apakah ahli penyakit jantung ada di Rutan Salemba?" tanya hakim.

"Izin, karena kami kan punya fasilitas rumah sakit kejaksaan Yang Mulia, di sana kalau ada perawatan kita selalu akan merujuk kesana, karena ada dokter penyakit jantung," jawab jaksa.

Hakim Fahzal Hendri mengatakan kemungkinan Surya Darmadi sudah memiliki dokter khusus. Hakim Fahzal pun mewanti-wanti jaksa penuntut umum untuk mengawal ketat Surya Darmadi bila majelis hakim mengabulkan izin pemeriksaan kesehatan di luar rutan.

"Kepada penuntut umum, kalau ini dikabulkan, ini kan belum dimusyawarahkan, kalau ini dikabulkan jadi harus siap dari kejaksaan untuk melakukan pengawalan, dilakukan pengobatan, dilakukan pemeriksaan selesai dari dokter maka dikembalikan, di bawah pengawalan dari kejaksaan," kata hakim.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT