Pemkot Cilegon Gandeng Pelaku Industri untuk Perbaikan Jalan JLS

ADVERTISEMENT

Pemkot Cilegon Gandeng Pelaku Industri untuk Perbaikan Jalan JLS

Dea Duta Aulia - detikNews
Sabtu, 17 Sep 2022 11:00 WIB
Pemkot Cilegon
Foto: Pemkot Cilegon
Jakarta -

Pemerintah Kota Cilegon bersama dunia industri sepakat untuk melakukan perbaikan Jalan Lingkar Selatan (JLS) atau Jalan Aat-Rusli. Kesepakatan tersebut diimplementasikan dengan dibentuknya Forum Industri Penanganan Jalan Aat-Rusli atau JLS yang diketuai oleh Malim Hander Joni dari PT Indorama Petrochemical.

"Kami (pemerintah) serahkan ke industri. Tergantung teman-teman industri saja mau dicicil atau sekaligus perbaikannya. Karena JLS ini jalan lintas untuk industri juga," kata Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dalam keterangan tertulis, Sabtu (17/9/2022).

Ia menuturkan, pihaknya saat ini tengah terus berupaya untuk mengajukan bantuan anggaran kepada Pemerintah Pusat untuk perbaikan jalan tersebut. Adapun kebutuhan untuk perbaikan jalan tersebut diperkirakan mencapai Rp 167 miliar.

"Kami sedang berupaya ke pusat dan tanda-tanda pusat akan bantu InsyaAllah ada tapi nanti di tahun 2023 sampai 2024. Totalnya berapa (bantuan) dari pusat saya belum ada informasi lebih lanjut. Kebutuhan untuk perbaikan JLS mencapai Rp 167 miliar," jelasnya.

"Kita minta sebelum dana itu ada, temen-temen (industri) juga berupaya untuk memperbaiki karena ini juga kepentingan mereka juga intinya apapun dan bagaimanapun kami serahkan ke industri," sambungnya.

Sementara itu, Malim Hander menjelaskan pihaknya sepakat untuk membantu Pemkot Cilegon untuk memperbaiki kerusakan jalan secara bertahap sesuai dengan dana yang terkumpul.

"Jadi sistemnya (perbaikan) dicicil. Uang terkumpul berapa, kita kerjakan. Nggak mungkin kumpul semua (bantuan dari industri). Tapi Pak Wali Kota minta skala prioritas dulu," jelasnya.

Ia menyebutkan kebutuhan anggaran untuk perbaikan JLS akan dikolektif dari bantuan industri sebesar Rp 9 miliar. Adapun ruas jalan yang dibiayai oleh industri mulai dari kilometer 0 sampai kilometer 3,9 ditambah 2 buah jembatan.

"Rp 9 miliar yang harus kita cari (untuk perbaikan). Sampai saat ini saja belum ada yang terkumpul (dananya). Karena kita baru bergerak usai dari pengukuhan kemarin. Tapi, kita masih punya tabungan berupa stok besi yang bisa kita jual," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya tidak akan memaksakan industri untuk memberikan sumbangan perbaikan JLS. Namun pihaknya akan menanamkan pengertian kepada pelaku industri agar bisa turut berkontribusi dalam program tersebut.

"Pengurus forum berusaha sekuat tenaga semampu kita, saya mengimbau kepada industri agar tidak korupsi kesanggupan kalau sanggup ya bantu, jangan hanya diam," ujar Joni.

Diharapkan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dengan sektor industri jalan JLS mampu diperbaiki dan mobilitas kendaraan bisa berlangsung lancar.

"Rp 1.000 pun saya terima. Tukang dagang duren, tukang pasir harus ikut bantu. Jangan juga bilang nggak bisa bantu, tapi (ternyata) bisa bantu. Sama saja mereka korupsi," tutup Joni.

Simak juga 'Tak Punya Gereja, Umat Kristen di Cilegon Ibadah ke Serang':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT